IKLAN CUKAI DINKOMINFOTIK KAB.BREBES
BrebesNews.Co 27 October 2015 Read More →

MTs N Model Brebes Sumbang Korban Kabut Asap Rp 7,5 Juta

donasi

Perinngatan hari 1 Muharam disertai dengan pengumpulan sumbangan korban asap di MTs Negeri Model Brebes

BREBESNEWS.CO -Secara spontan, keluarga besar MTs Negeri Model Brebes melakukan pengumpulan jariyah untuk korban kabut asap, dari aksi tersebut terkumpul Rp 7,5 juta.

Sumbangan uang (Donasi) langsung disalurkan lewat Bank Syariah Mandiri Cabang Brebes untuk selanjutnya diteruskan ke pemerintah Sumatra dan Kalimantan.

“Alhamdulillah, keluarga besar MTs N Model Brebes bisa mendonasikan bantuan Rp 7,5 juta untuk para korban asap di Sumatera dan Kalimantan,” terang Kepala MTs N Model Brebes H Mohamad Muntoyo MPdI.

Pengumpulan dilakukan disela peringatan Pengajian Tahun Baru 1437 Hijriyah dihalaman madrasah setempat, Sabtu lalu (24/10/2015).

Selain pengumpulan donasi, lanjutnya, peringatan juga dimeriahkan dengan pawai taaruf dan perlombaan, antaranya lomba adzan, tartil quran, tilawatil quran, tahfidzul quran, pidato dan sholawat nabi. Juga pemberian santunan kepada 90 anak yatim piatu bagi warga di sekitar MTs N Model Brebes.

Tausiyah disampaikan Wakil Rais PBNU KH  M Mustofa Aqil Siroj. Dalam tausiyahnya, dia mengingatkan kepada para siswa untuk selalu hormat kepada orang tua, guru dan ulama. Dia memacu para siswa untuk mencontoh ahlak nabi, juga akhlak para alim ulama.

“Maka pantaslah para siswa untuk mencontoh sifat dan sikap para ulama yang telah tulus ikhlas mendarmabaktikan kehidupannya tidak hanya untuk keluarganya sendiri, tapi yang lebih utama untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan Negara,” paparnya.

Termasuk ditetapkannya hari santri, lanjut Mustofa tiada lain karena peran nyata para santri dan ulama sebagai embrio peristiwa 10 November. Peran Kiai terhadap masyarakat telah membawa kedamaian, kesuksesan dunia akherat.

“Idolakan Nabi dan ulama sebagai contoh teladan dalam kehidupanmu,” ajak Kiai Mustofa pada ribuan siswa.

Wakil Bupati Brebes Narjo SH memotivasi kepada siswa untuk terus giat belajar. Tidak ada alasan para siswa tidak sekolah hanya karena kekurangan biaya.

“Insya Allah, Gusti Allah akan menolong siapa yang berniat untuk mencari ilmu,” tutur Narjo.

Hijrah perlu dilakukan oleh para siswa dari sikap kemalasan, dengan jalan rajin belajar, patuh pada kedua orang tua dan guru. “Tapi jangan lupa, harus terus melakukan ibadah sepanjang masa,” ajaknya. (ILMIE)

Posted in: Pendidikan