Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 15 October 2015 Read More →

Wakil Rais PBNU : Orang yang Bersholawat Hatinya Akan Wangi

tablik akbar

Tabligh Akbar di Islamic Center peringati tahun baru 1 Muharam 1437 H

BREBESNEWS.CO – Siapapun, dalam kehidupan manusia didunia tidak luput dari serpihan lumpur dosa. Bila dibiarkan terus menerus menempel di tubuh kita. Dan kalau kita tidak sadar melangkahkan terus ke langkah kemaksiatan, ke kubangan lumpur dosa, maka akan tenggelam didalamnya sehingga sulit untuk bangkit. Untuk itu, perlu dicuci setiap hari agar bersih, agar hidupnya senantiasa semerbak mewangi dan bercahaya.

Demikian antara lain isi tabligh akbar yang disampaikan Wakil Rais PBNU KH Subkhan Makmun saat Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1437 Hijriyah, di halaman Islamic Center, Jalan Yos Sudarso Brebes, Rabu malam (14/10/2015).

Menurut Kang Kaji, demikian panggilan akrabnya, ada berbagai cara untuk menghilangkan lumpur dosa. Yakni selain mengerjakan kewajiban sholat lima waktu juga melakukan dzikir pada Allah SWT. Istighfar misalnya, bagaikan sabun yang bisa menghilangkan dosa dosa kecil sepeti suudzon, iri, dengki, dan penyakit hati lainnya.

Kalau sholawat, bagai parfum yang memberi pewangian di tubuh kita.

“Orang yang gemar bersholawat, hatinya akan wangi, ucapannya menyenangkan dan tingkah lakunya menggembirakan,” kata Kiai Subkhan yang juga pengasuh pesantren Assalafiyah Luwungragi, Bulakamba, Brebes.

Sedangkan sebagai penyemangat adalah kalimat-kalimat thoyibah. “Kalimat thoyibah bisa menjadi penyemangat hidup,” tuturnya.

Kata Kiai Subkhan, hidup kita didunia tidak cukup hanya bermuamalah saja. Tetapi harus diisi dengan berbagai langkah pendekatan ruhaniyah.

Dari semua langkah yang dilakukan manusia, yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai menghidangkan makanan-makanan yang tidak halal. Sebab dari hasil makanan yang halal bisa menjadi penyemangat beribadah dalam peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT. Juga bisa menghasilkan keturunan yang sholeh serta doa-doanya juga dikabulkan.

Hal Senada juga diungkapkan Pengasuh Pondok Pesanteren Darussalam Jatibarang Kidul KH Syeh Sholeh Basalamah menjelaskan, hakekat dari tahun baru Hijriyah yakni memperbaharui segala sesuatu yang keliru.

Peringatan Tahun Baru penting dengan kegiatan yang positif. Sebab kalau awalannya bagus, maka untuk proses selanjutnya akan bagus pula dan berakhir khusnul khotimah.

“Kendaraan untuk mencari khusnul khotimah yakni dengan jalan bidayatul khoiri atau mengawali dengan baik,” tegasnya.

Sementara Pengasuh Pesantren Mubarokatul Ulum Banjarharjo KH Dr Jaffar Athoyar mensinyalir adanya gerakan-gerakan yang berupaya menghilangkan nilai-nilai tradisi. Yang pada muaranya akan menjauhkan kita dari Nabi Muhammad SAW.

“Di era kini, harus waspada dengan gerakan yang berupaya menghilangkan kecintaan kepada Nabi SAW dengan dalih itu adalah bidah,” ucapnya.

Agenda tahunan

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE menyambut baik perayaan tahun baru Islam yang diselenggarakan dengan dzikir dan tabligh akbar. Mudah-mudahan bisa membawa keberkahan bagi masyarakat Brebes.

“Mudah mudahan malam mini tercurahkan hujan rahmat yang membawa keberkahan bagi rakyat Brebes, sehingga aman, tentram dan kondusif,” ucapnya.

Bupati juga berjanji, kegiatan tabligh akbar ini akan diagendakan dalam kegiatan tahunan pemerintah kabupaten Brebes.

“Insya Allah kegiatan ini akan kami masukan dalam agenda resmi tahunan pemkab Brebes, seperti halnya peringatan tahun baru masehi,” pungkasnya.

Tabligh akbar yang digelar yayasan Islamic Center Brebes bekerja sama dengan Forum Silaturahmi antar majelis taklim (Forsamat) Kabupaten Brebes, Tegal dan Slawi di hadiri ribuan pengunjung.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan santunan kepada anak yatim piatu non panti kepada 80 anak di Kecamatan Brebes dan sekitarnya. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi