Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 13 November 2015 Read More →

Atasi Brebes Bebas Kumuh, Masyarakat dan Pemkab Kerja Bakti Keruk Kali Sigeleng

keruk kali sigeleng4

Jumat bersih dan gerakan Brebes bebas kumuh dilaksanakan dengan kerja bakti mengeruk bantaran Kali Sigeleng di Limbangan Kulon, Limbangan Wetan dan Kelurahan gandasuli

BREBESNEWS.CO – Lebih kurang 750 orang dari unsure masyarakat Limbangan Wetan, Limbangan Kulon dan Gandasuli, Bupati Brebes Idza Priyanti, Personil Kodim/713 Brebes, Polres Brebes, Kepala SKPD, Siswa SD, SMP, SMA/SMK bahu membahu membersihkan Kali Sigeleng, Jumat pagi (13/11/2015).

Mereka kerja bakti di sepanjang bantaran kali Sigeleng mulai di ujung selatan Kelurahan Gandasuli sampai ujung utara Kelurahan Limbangan Wetan Kecamatan Brebes.

Bambang Koordinator Kota (Korkot) P2KKP Kabupaten Brebes Bambang Rudihartono SE menjelaskan, gerakan masyarakat yang dibarengkan dengan Jumat bersih yang sudah dicanangkan Bupati sebelumnya.

“Program ini merupakan bagian pemasaran Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas dan memulai pelaksanaan penanganan kumuh program P2KKP sebagai program lanjutan PNPM Mandiri Perkotaan,” kata Bambang.

Dipilihnya kali Sigeleng ujar Bambang karena nantinya sebagai lokasi pencanangan dimulainya gerakan penanganan kawasan kumuh perkotaan karena faktor kekumuhan yang ada di kawasan tersebut.

Banyaknya sampah yang menumpuk akibat perilaku masyarakat membuang sampah sembarangan, sedimentasi yang terus terjadi membuat pendangkalan yang cukup parah di banyak lokasi.

“Dikhawatirkan setiap musim penghujan datang kawasan di sepanjang bantaran kali sigeleng menjadi langganan banjir,” ujar Bambang

Kepala DPU Taru Ir Nursy Mansur MSi juga prihatin dengan banyaknya bangunan liar di sepanjang bantaran kali Sigeleng, membuat sulitnya penataan dan pengerukan.

Menurut Nursy, ada tujuh indikator utama kekumuhan yakni soal bangunan, jalan lingkungan, drainase lingkungan, layanan air bersih, pembuangan limbah/sanitasi, pengelolaan sampah dan pengamanan bahaya kebakaran yang kesemuanya itu harus diperhatikan dan ditata bersama.

Penanganan awal, lanjut Nursy akan dilaksanakan selama tiga hari (13-15/11) dengan melakukan pengerukan di spot-spot yang kosong dari bangunan liar. Berawal dari Kelurahan Limbangan Wetan, Limbangan Kulon dan Kelurahan Gandasuli, sepanjang 700 meter dengan peralatan Begho.

Mulai tahun 2016, secara bertahap DPU TARU sudah merencanakan untuk membangun jalan paving di sepanjang bantaran kali di mulai dari Kelurahan Gandasuli dan pembuatan taman atau ruang terbuka hijau di lokasi-lokasi yang sudah bebas dari bangunan.

Diharapkan melalui gerakan ini dapat menggaet sumber-seumber pendanaan lain dari Pemprov, Kementerian, dunia usaha maupun kelompok peduli.

“Dari program ini, diharapkan Brebes tanpa kumuh di tahun 2019 yang dimulai dari penataan bantaran kali Sigeleng dapat terwujud, bukan hanya mimpi indah,” tandas Nursy. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi