Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 22 November 2015 Read More →

“Bu Idza, Kepripun Beras Rastra Kok Mboten Sae, Katha Kutune ?”

pasar murah

Pasar murah di Desa Dumeling Kecamatan Wanasari

BREBESNEWS.CO – “Bu Idza, kepripun beras Rastra ne kok mboten sae, kathah kutune (Bu Idza, kenapa beras sejahtera (rastra) tidak baik, banyak kutunya?). Demikian lontaran salah satu dari Warga Dumeling Kecamatan Wanasari Brebes saat dialog dengan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE pada gelaran pasar murah di balai desa Dumeling, Sabtu (21/11/2015).

Mendengar pertanyaan polos dari warga, Bupati langsung menandaskan kepada masyarakat bila mendapatkan beras sejahtera (Rastra) tidak baik kualitasnya supaya cepat melapor ke dirinya.

“Kalau rastra kualitasnya jelek, laporkan saja dan dikumpulkan kembali di balai desa nanti saya akan ngecek dan langsung diganti,” jawab Bupati.

Bupati sangat berterima kasih kepada masyarakat yang turut membantu pemerintah dalam pembangunan daerah. Bantuan masyarakat bisa berupa laporan membangun bila terdapat hal hal yang menyimpang, seperti bantuan yang disalurkan ternyata tidak sesuai dengan ketentuan.

“Ya…. bagus begitu, Bu. Nanya langsung Jangan nggrundel (mengeluh) di belakang. Laporkan saja ya, nanti saya langsung datang atau menyuruh utusan saya untuk mengecek ke lapangan,” tandasnya.

Beras Sejahtera

Idza menjelaskan kalau istilah raskin (beras miskin) sudah dihilangkan diganti nama dengan rastra atau beras sejahtera. Menurutnya kata-kata miskin tidak baik untuk kelangsungan hidup manusia. Karena cenderung apatis dan tidak giat berusaha.

“Kita ingin sejahtera ya Bu, Pa. Tidak ingin miskin,” ucapnya.

Rastra, akan terus dibagi kepada masyarakat hingga sampai ke bulan 14. Jadi masih ada tiga kali lagi rastra ditahun 2015 ini akan dibagi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menerangkan tentang pembangunan di Kabupaten Brebes yang makin bisa dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat. Seperti pembangunan infrastruktur jalan, drainase, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain.

“Alhamdulillah, jalan-jalan hingga ke perkampungan makin baik ya bu/pa ? Nanti yang belum selesai bisa dilanjutkan di tahun anggaran 2016 dan seterusnya,” kata Bupati.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Brebes Daan Susanto menjelaskan, pasar murah digelar sebagai upaya mensejahterakan masyarakat Brebes menjelang musim hujan. Ada 4000 paket sembako yang disediakan bagi warga masyarakat.

“Tiap paket senilai Rp 40 ribu tetapi dijual Rp 20 ribu karena telah mendapatkan bantuan dari Pemkab Brebes,” terangnya.

Tiap paket berisi antara lain beras, minyak dan mie instan dan lain-lain. Antusias warga untuk membeli paket sembako tersebut sangat tinggi, meskipun sudah diberikan kupon tetapi tetap saja berdesak-desakan tak sabar mengantri.

Bupati menyerahkan secara simbolis paket penjualan sembako murah kepada 10 warga masyarakat yang hendak membeli. (ILMIE).

Posted in: Sosial