Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 13 November 2015 Read More →

Dapat Dana Pusat 20 M, Brebes Berencana Bangun Pabrik Rumput Laut

tandi s kober

Kepala Dinas KKP Kabupaten Brebes Tandi

BREBESNEWS.CO – Usaha budidaya rumput laut yang mulai dikembangkan tahun 2003-2004 mulai membuahkan hasil dengan berkembang pesatnya produksi budidaya rumput laut. Sentra utama komoditas rumput laut di Kabupaten Brebes berada di Desa Randusanga Kulon Kecamatan Brebes.

Dengan luasan tambak di Desa Randusanga Kulon 1.190 Ha, hampir sebagian besar sudah ditanami rumput laut. Dengan produktifitas rata-rata 1 ton rumput laut kering per hektare/MT, diperkirakan produksi rumput laut jenis Gracillaria sp di Desa Randusanga Kulon dalam 1 tahunnya dapat mencapai 4.000 ton rumput laut kering atau setara 40.000 ton rumput laut basah.

Namun tingginya produktifitas hasil rumput laut, kadang tidak sebanding dengan harga yang baik. Apalagi kini harga rumput laut di informasikan hanya 3500 per-kilogram kering. Belum lagi kesulitan petani untuk menjual hasil rumput laut tersebut.

Menangggapi hal itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Brebes, Tandi APi MM Mengatakan Brebes sebagai Sentra Rumput Laut berencana tahun 2016 ini membangun pabrik rumput laut. Kriteria lokasi yang diharapkan memiliki sumber air bersih minimal 20 ltr/detik. Untuk dana yakni bantuan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebesar 20 milyar rupiah.

”Brebes sebagai penghasil rumput laut terbesar se Jawa berencana mendirikan pabrik rumput laut.  Kita atau Dinas Kelautan dan Perikanan Brebes memerlukan lahan 2 hektar dan sumber air bersih seperti di daerah tengah maupun selatan. Dinask KKP Brebes juga sudah berkordinasi dengan Bupati dan Pihak PT Agerindo.” terang Tandi saat di temui diruang kerjanya, Jumat (13/11/2015).

Tandi berharap dengan adanya pabrik rumput laut di Brebes, harga rumput laut bisa menjadi normal dan bisa mensejahterakan para petani rumput laut.

“Mudah-mudahan setelah berdiri pabrik rumput laut, harga rumput laut bisa baik dan produksinya juga bisa di tampung,” ujar Tandi. (HENDRIK)