Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 3 November 2015 Read More →

Dianggap Cemari Lingkungan, Warga Adisana Bumiayu Protes Kandang Ayam

ayam

Warga Dukuh Karangpucung Desa Adisana Bumiayu saat diterima aparat desa setelah adakan demo di balai setempat

BREBESNEWS.CO – Lantaran dianggap mengganggu dan mencemari lingkungan dengan aroma tak sedap dan banyaknya lalat yang beterbangan dikawasan pemukiman warga, sebanyak 30 puluhan warga Dukuh Karangpucung Desa Adisana kecamatan Bumiayu, geruduk kantor balai desa setempat, Selasa (3/11/2015).

Mereka protes menghendaki keberadaan kandang ayam milik Hadi Mulyono warga RT 01 RW 04 Desa Adisana itu, secepatnya ditutup lantaran dampak lingkungan yang ditimbulkan. Terlebih lagi warga mengetahui bahwa usaha kandang ayam itu memang belum mengantongi izin, sehingga mereka menghendaki aktifitasnya segera dihentikan.

“Kami sangat keberatan dengan keberadaan kandang ayam, pasalnya selain bau dan banyak lalat, akses jalan jadi rusak karena dilalui kendaraan dari kandang ayam tersebut,” ujar Dakri (65) salah seorang perwakilan warga.

Akhirnya sejumlah perwakilan warga oleh pemerintah desa dipertemukan dengan pihak pengusaha dan Muspika kecamatan Bumiayu serta petugas dari Dinas Peternakan Kabupaten Brebes, guna membahas persoalan kandang ayam yang berada di dukuh karang pucung itu.

Sementara didalam balai desa tengah membahas keberadaan kandang ayam antara pengusaha dan warga, suasana diluar balaidesa warga yang mayoritas ibu-ibu terus berteriak untuk menutup kandang ayam tersebut.

Pj Kades Achmad Yani mengatakan, pertemuan kali ini merupakan pertemuan yang ketiga. Dimana pada pertemuan sebelumnya yakni tanggal 18 September dan 02 Oktober 2015, masih belum membuahkan hasil kesepakatan antara pihak pengusaha dan warga masyarakat.

” Alhamdulillah pertemuan yang ketiga ini membuahkan kesepatakan yang ditanda oleh kedua belah pihak yakni warga dan pengusaha. Dimana dalam kesepakatan tersebut berbunyi pihak pengusaha diperbolehkan tetap beroperasi selama 4 kali masa panen sembari mengurus izin dan jika setelah waktu yang ditentukan izin keluar sesuai ketentuan yang berlaku maka usaha tersebut bisa dilanjutkan,” terang Yani.

Ditambahkan Hengky perwakilan dari Dinas Peternakan kabupaten Brebes, untuk perizinan usaha peternakan ayam ini harus mencakup izin dari KPPT itu sendiri, DPU Taru, Bagian Hukum, Dinas peternakan dan lingkungan Hidup.

” Sementara untuk syarat pendirian diantaranya, berjarak 250 meter dari pemukiman terdekat dan kandang harus dipagar keliling setinggi 1,75 meter serta beberapa syarat lainnya,” ungkapnya.(DHANI_Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi