Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 29 December 2015 Read More →

Dari Pelatihan Leadership di Desa Jipang : Pemimpin Banyak Gunakan Pola Lama

Suasana pelatihan saat prof M Imamudin memberikan materi leadership

Suasana pelatihan saat prof M Imamudin memberikan materi leadership

BREBESNEWS.CO – Pemimpin sekarang ini masih banyak yang mudah dipengaruhi, tidak teliti alias grusa-grusu dan masih terjebak dengan pola lama. Padahal setiap persoalan yang dihadapi itu tidak selalu sama dan butuh jalan keluar yang berbeda.

Pemimpin sekarang kebanyakan masih kurang kreatif dan inovatif dalam mengambil keputusan hingga dalam menyelesaikan masalah kurang bijaksana.

Demikian dikatakan Prof. Muhammad Imamudin MSi salah satu narasumber yang mengisi acara Pelatihan Leadership, Managemen Kelembagaan dan Kewirausahaan Perdesaan yang digelar oleh Desa Jipang Kecamatan Bantarkawung, Selasa ( 29/12/2015).

Menurut Prof Imamudin, testimoni ini meskipun baru dicoba pada peserta pelatihan namun ini cukup mewakili. Karena selain peserta pelatihan dirinya melihat ada beberapa tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh agama (toga) yang diam-diam mengikuti testimoni itu.

Setelah jawaban diuraikan bersama ternyata hampir 98 persen jawaban mendekati kesamaan.

“Rata-rata jawaban masih terjebak dengan pola pikir lama dan dapat disimpulkan masih mudah terpengaruh dengan pertanyaan atau dengan persoalan yang dihadapi,” ungkapnya.

Prof Imamudin menerangkan, padahal pertanyaan yang dirinya lontarkan merupakan sebuah pertanyaan logika yang perlu jawaban yang penuh dengan ketelitian. Pertanyaan itu juga merupakan cerminan jika menjadi seorang pemipin baik dilingkup terkecil seperti pemimpin keluarga (ayah) maupun menjadi pemimpin dilingkup terbesar.

“Menjadi seorang pemimpin itu harus lebih yakin apa yang akan dilakukan atau dengan kata lain percaya diri. Kemudian seorang pemimpin itu harus mampu pengendalian diri jangan cepat emosi dan bisa menyesuaikan diri dengan persoalan yang dihadapi,” paparnya.

Implementasi UU Desa

PJ Kades Jipang H Sugiarto mengatakan, pelatihan ini dalam upaya peningkatan kemampuan SDM pengurus kelembagaan didesa Jipang, guna memaksimalisasi dan optimalisasi implementasi ruh undang-undang desa.

“Rencananya pelatihan ini akan dilaksanakan selama 3 hari kedepan dengan nara sumber Nasional yang memiliki keahlian dibidangnya, jadi bukan hanya sekedar pelatihan biasa yang bertujuan menghabiskan anggaran saja tapi lebih kesisi kemanfaatannya,” kata Giarto.

Ditambahkan Estu Susilo salah satu Tokoh masyarakat, jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Brebes idealnya mampu meniru apa yang dilakukan pemerintah desa Jipang yang berani memanggil nara sumber setingkat nasional untuk mengisi pelatihan seperti ini dan nyatanya meskipun pesertanya sudah banyak yang tua dan sebagian adalah guru tapi materi yang disampaikan mampu diterima oleh semua lapisan.

“Berarti kegiatan pelatihan ini berhasil dan bukan sekedar menghabiskan anggaran jelang akhir tahun seperti yang dilakukan oleh beberapapa SKPD yang ada dilingkungan kabupaten Brebes,” tandasya. (DHANI_Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi