Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 28 February 2016 Read More →

Pulau Pasir Pandansari Makin Diminati

pasir

Pengunjung dan pedagang di Pulau Pasir Pandansari Kaliwlingi mulai tampak ramai

BREBESNEWS.CO – Pesona alam Brebes ternyata masih menjadi daya tarik tersendiri bagi warganya terutama tempat wisata yang baru dikenal oleh warga Brebes yakni Pulau pasir yang terletak di Dukuh Pandansari Desa kaliwlingi kecamatan Brebes makin banyak dikunjungi warga, Minggu lalu (21/02/2016).

Ratusan orang menikmati keindahan pulau pasir yang dijangkau menggunakan perahu. Biaya yang dikeluarkan pun cukup murah hanya 10 ribu per orang untuk 2 kali naik yakni berangkat dan pulang.

Ipah (38) salah satu warga pandansari yang menjadi pedagang di sekitar pulau pasir merasakan keuntungan dengan berjualan rujak dan makanan ringan lainnya. Ia hanya berjualan setiap hari minggu saja. “ kalau hari-hari lain sepi mas, jadi hari minngu saja yang lumayan banyak pengunjungnya,”tutur ipah

Waetun (40) warga Dukuh Lamaran Desa Sitanggal merasakan senang bisa menikmati naik perahu menuju Pulau pasir.”senang sekali mas, nanti saya kana mengajak suami dan anak saya untuk menikmati wisata ini lagi,”ujarnya dengan nada puas dan gembira.

Mashadi selaku pengelola mangrove di Pandansari menjelaskan bahwa Pulau pasir adalah fenomena alam di mana ada teluk dan muara sungai yang membawa sedimen maka akan muncul Pulau Pasir/Tirang/Gosong.

”Itu sudah ada sejak sungai NIPPON dan sungai pemali membawa sedimen, lumpurnya akan mengendap dan pasirnya akan mengumpul membentuk daratan,”paparnya. Di Brebes ada Di desa Karang dempel Losari dan Sawojajar serta kaliwlingi.

“Awalnya kami hanya melakukan rehabilitasi mangrove dan Uji coba berbagai jenis Budidaya di areal tambak rusak sebelum laut luar, biasanya kami uji coba kerang hijau, kerang darah, rumput laut Cottoni dan keramba jaring apung,”lanjut Mashadi peraih penghargaan kalpataru tahun lalu.

Selama 10 Tahun Masyarakat melakukan rehabilitasi Mangrove Banyak peneliti yg datang baik dari dalam maupun luar negeri. Tahun 2017 menjadi target desa wisata mangrove yang disebut DEWI MANGROVESARI.

Namun seiring banyaknya pengunjung yang mengunggah di Facebook atau youtube sehingga pengunjung mulai ramai mendatangi pulau pasir. Sehingga potensi ini telah disampaikan Bappeda Brebes dan Pariwisata dan mendapat sambutan baik dari Pemerintah Daerah untuk di kembangkan menjadi desa wisata.

Sarana dan prasarana belum maksimal dalam proses menuju desa wisata mangrove.

”Kami berharap tidak di kelola oleh pemerintah, tetapi dikelola masyarakat bersama dengan arahan dan kebijakan pemerintah daerah Brebes,”kata Mashadi mengakhiri pembicaraannya. (*)

Lukmanul Hakim, Larangan
Editor : AFiF.A

Posted in: Serba Serbi