Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 5 March 2016 Read More →

30 Tahun Pasar Ketanggungan Tak Direnovasi, Bupati Blusukan Serap Aspirasi Pedagang

ketanggungan

Situasi kemacetan di depan pasar Ketanggungan yang senantiasa terjadi akibat sempitnya lahan parkir

BREBESNEWS.CO -Untuk melihat kondisi pasar yang sesungguhnya, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE blusukan ke pasar Ketanggungan Brebes. Dia mengamati satu persatu kondisi pasar dari muka depan hingga belakang pasar. Termasuk kondisi area parkir serta keadaan atap maupun lantai tidak lepas dari pantauannya, Selasa lalu (1/3/2016).

“Saya ingin pedagang maupun pembeli terasa nyaman dan aman bertransaksi jual beli di pasar tradisional. Tidak terkecuali bagi pedagang dan pembeli di pasar Ketanggungan,” ujar Bupati di sela sidak kepada para pedagang yang mengerumuninya.

Bupati merasa trenyuh dengan keadaan pasar yang terlihat tidak enak di pandang mata dan tak sedap baunya di hidung. Apalagi dikala musim penghujan, banyak yang bocor akibat atapnya pada bolong.

Bupati menjelaskan, kalau pasar Ketanggungan bakal di bangun dengan dana Rp 1 Milyar. Tentunya, pembangunan tersebut telah direncanakan oleh pihak pengembang dengan memprioritaskan tempat-tempat yang dipandang perlu untuk dibangun.

“Nanti, hal-hal yang perlu ditangani bilang saja pada konsultan, mumpung lagi ada biaya perbangunan,” kata Idza.
Bupati menyarankan agar lantai pasar bisa dikramik tetapi jangan yang licin.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Brebes Jaenudin,SE MM yang turut serta mengawal Bupati menjelaskan, pasar Ketanggungan sudah 30 tahun belum pernah dibangun.

“Sudah nyaris 30 tahun pasar Ketanggungan belum di renovasi, jadi banyak sekali mengalami kerusakan di berbagai tempat,” turur kata Jaenudin kepada Bupati.

Beberapa kekurangan yang ada antaranya kekurangan ketersediaan lahan parkir.

“Kurangnya lahan parkir mengakibatkan depan pasar Ketanggungan selalu macet tiap hari. Termasuk WC juga dirasa kurang, drainase banyak yang mampat, atap banyak yang bocor dan dinding banyak yang lapuk,” ungkap Jaenudin. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi