Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 5 March 2016 Read More →

Agar Tidak Ditinggalkan, Pramuka Perlu Sesuaikan Perkembangan IT

pramuka

Pelatih tingkat Kwarcab Brebes, di sanggar pramuka setempat, Sabtu (5/3/2016) membahas seputar pemanfaatan teknologi informasi untuk kegiatan pramuka

BREBESNEWS.CO -Mengikuti perkembangan zaman, para pelatih pramuka di Kabupaten Brebes mengemas materi pembelajaran dalam bentuk Information Technology (IT).

Pemanfaatan Teknologi Informasi sekarang ini dipandang perlu sebagai jawaban atas perkembangan peserta didik yang telah menguasai IT terlebih dahulu, sehingga Pramuka tidak ditinggal oleh generasi muda.

“Gadget, telah menjadi genggaman setiap hari generasi muda sekarang, sehingga para pembina dalam memberikan pelatihan harus pula menyesuaikan,” kata Ketua Kwartir Cabang 11.29 Brebes H Emastoni Ezam SH MH melalui Kepala Bidang Humas Drs Supriyono saat membuka Pitaran Pelatih tingkat Kwarcab Brebes, di sanggar pramuka setempat, Sabtu (5/3/2016).

Materi yang telah dimiliki oleh para pelatih, lanjutnya, pada dasarnya sudah disusun sesuai dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan (PDKMK).

Namun, kemasannya harus dalam bentuk IT. Dengan demikian ada inovasi dan kreativitas yang terbangun, untuk menggairahkan pembelajaran kepramukaan.

“Kemampuan dibidang IPTEK, Skill, penguasaan bahasa asing perlu diantisipasi lebih dini. Untuk itu, dalam merekrut pelatih maupun pembina harus lebih selektif lagi yang menguasai berbagai bidang,” tandasnya.

Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Pramuka Cabang Brebes Surahmin SPd menjelaskan, di Kabupaten Brebes terdapat 59 Pelatih Cabang. Namun kondisi sekarang tinggal 52 orang pelatih, karena 3 meninggal dunia dan empat orang lainnya pindah domisili dan tugas diluar Kabupaten Brebes.

“Dengan jumlah pembina dan peserta didik yang makin berkembang, dirasakan pelatih untuk Kabupaten Brebes sangat kurang. Idealnya minimal di kabupaten Brebes harus ada 300 pelatih se Kabupaten Brebes,” terangnya.

Pitaran pelatih, lanjutnya, digelar setiap tahun sekali untuk membahas berbagai permasalahan dan solusi selama satu tahun. Termasuk mengevaluasi keberadaan pelatih dan perbaikan materi yang perlu disuguhkan kepada para pembina. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi