BrebesNews.Co 18 March 2016 Read More →

Demo Dampak Tol Seharian,Tuntutan Warga Sigentong Akhirnya Dipenuhi

IMG_20160317_180937-1

Surat penandatanganan kesanggupan PPTR soal tuntutan warga Desa Sigentong Kecamatan wanasari tentang pembuatan alternatif jalan warga yang terdampak jalan tol

BREBESNEWS.CO -Ratusan warga Desa Sigentong, Kecamatan Wanasari, Kamis siang (17/3/2016) kembali melakukan aksi demo di tiga titik, menuntut dibuat jalan terowongan jalan warga akibat imbas proyek jalan tol Pejagan-Pemalang.

Sebelumnya warga Sigentong sempat demo dan memblokir pekerja jalan tol yang melintas di jalur mereka. Tuntutannya tetap sama warga ingin di buatkan terowongan untuk melintas lalu-lintas warga dalam menjalankan aktifitasnya yang sebagai petani.

Aksi dimulai dari Kantor Bupati Brebes, kemudian depan Pendopo dan terakhir di depan Kantor Pejagan Pemalang Toll Road (PPTR), hingga Magrib sekira pukul 18.30 WIB. Hal itu dikarenakan warga merasa di zholimi dan diberi janji-janji kosong oleh pihak pelaksana PPTR yang kerap Ingkar Janji.

Saat di temui di Setda Brebes Brebes Bupati sedang kedatangan tamu dari Jakarta.sehingga Warga merangsek ke menuju Pendopo Kabupaten Brebes.Warga Sigentong didampingi Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB) audiensi ke Bupati Brebes.

Namun merasa belum menemukan jawaban yang memuaskan, demo warga bergerak ke Kantor PPTR Desa Pangempon, Kecamatan Brebes.

”Kami belum puas dengan jawaban Ibu Bupati,kami akan bergerak ke Kantor PPTR langsung,” terang Iqbal Kordinator demo.

Sementara itu,di kantor PPTR warga diterima Direktur PPTR,Mulya Setiawan atau sapaan akrabnya,Wawan menerima perwakilan pendemo untuk memfasilitasi tuntutan warga menghendaki dibuat jalan terowongan tol Pejagan-Pemalang yang melintas di desanya.

“Kami sepakat membuat jalur alternatif agak jauh dari pemukiman dan sifatnya jalan lingkar.Termasuk akses jalan rusak akibat imbas tol Pejagan-Pemalang itu, juga akan dilakukan perbaikan oleh PPTR,dengan membangun jalan warga di Beton dan di Talud.tidak hanya itu, Jembatan warga akan di perbaiki,” jelas Wawan.

Karena ada kesepakatan dari pengurus PPTR dengan janji akan dilaksanakan jalur alternatif tuntutan tersebut, pendemo akhirnya membubarkan diri dan

“Pekerjaan akan di laksanakan Sabtu (19/3/2016) dengan Tim Tekhnis PPTR di damping pihak desa. Kita akan survey dan ukur semua yang dimintakan warga.Hendaknya di damping pihak desa maupun warga akan pelaksanaannya tidak ada gangguan,” tutup Wawan (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi