Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 9 March 2016 Read More →

Ikut Cari Batu Bersama Bapaknya di Kali Keruh, Anak SD Tewas Tenggelam

Tenggelam

Jasad korban tenggelam Faiz al Kornis di kali keruh Bumiayu usai ditemukan

BREBESNEWS.CO – Seorang pelajar kelas 1 di SDN Adisana 01 ditemukan tewas mengambang di aliran sungai keruh tepatnya dibawah jembatan Sakalibel Bumiayu, Rabu siang (9/3/2016).

Pelajar tersebut diketahui bernama Fais Al Kornis Afrilano (7) putra pasangan dari Kasturi (57) dan Walem (52) warga RR 02/ RW 01 Desa Adisana kecamatan Bumiayu.

Menurut keterangan walem sang ibu korban, bahwa seperti biasa setiap pagi Kasturi (suaminya) bersama kedua anaknya yakni Budi Mualim (27) dan Hendri (25) pergi kesungai keruh blok sendaya guna mencari batu untuk dijual. Pada hari itu karena libur, korban ikut bersama mereka.

“Tidak biasa-biasanya Kornis pingin main di kali sambil menemani bapaknya mencari batu,” ujarnya.

Walem kembali menuturkan, sementara bapak dan kedua kakanya mencari batu, korban asik mandi dan bermain air di sungai keruh tersebut. Entah bagaimana kejadiannya korban terhanyut oleh arus sungai Keruh, karena Bapak dan kedua kakaknya baru sadar jika korban sudah tidak ada ditempat semula.

Sekira pukul 11.00 WIB mereka langsung mencari korban dengan menyusuri aliran sungai keruh, hampir satu setengah jam mereka mencari dan akhirnya sekira pukul 12.30 WIB mereka melihat sesosok tubuh yang terapung diantara bebatuan sungai. Setelah didekati ternyata dugaan mereka benar, sesosok tubuh itu adalah Fais Al Kornis Afrilano

“Begitu dengar kabar hilangnya kornis, Saya sungguh sangat shock apalagi setelah ditemukan sudah meninggal, hati orang tua mana yang tidak kehilangan dan sedih,” tutur Walem sembari mengeluarkan air matanya.

Sementara Kasturi bapak korban menambahkan, dirinya tidak pernah menyangka hal ini akan terjadi, sang anak laki-laki bungsunya meninggal dengan cara seperti itu. Namun nasi sudah menjadi bubur, penyesalanpun sudah tak ada guna lagi.

“Saya sungguh menyesal kenapa membiarkan kornis main sendiri di kali keruh, padahal arusnya masih kencang mengingat kemarin baru saja banjir besar. Tapi kami hanya pasrah saja, semoga dia tenang dialam sana,” ucapnya sedih.

Kades Adisana, Ahmad Yani membenarkan bahwa korban meninggal akibat hanyut terseret arus sungai keruh dan ditemukan dibawah jembatan Sakalibel Bumiayu yang berjarak 300an meter dari TKP hilangnya korban yakni di blok sendaya.

“Rencananya korban akan dimkamkan di tempat pemkaman umum (TPU) Desa Adisana. Kami berpesan kepada semua orang tua agar waspada serta tetap jeli saat membawa anak-anak mereka ke sungai keruh, pasalnya saat ini sungai keruh lagi rawan banjir. Himbauan ini agar kasus serupa jangan sampai terulang lagi,” pungkas Kades. (DHANI_Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi