BrebesNews.Co 17 March 2016 Read More →

Musrenbang 2016 Gunakan Teleconfrance Bersama Masyarakat Losari

5

Musyawarah Rencana Pembangunan (Murenbang) Kabupaten Brebes untuk tahun 2017 gunakan Tekhnologi Informasi (TI) untuk serap aspirasi masyarakat

BREBESNEWS.CO -Bertempat di Ruang Paripurna DPRD, Bappeda Kabupaten Brebes menyelenggarakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) tahun 2017 Kamis (17/3/2016).

Musrenbang tingkat Kabupaten Brebes tahun 2016 ini mengambil tema ‘ Percepatan Pembangunan Infrastruktur Publik Guna
Terwujudnya Masyarakat Mandiri Produktif, Sejahtera dan Berkeadilan ’.

Dalam acara tersebut dirumuskan berbagai rencana pembangunan yang akan dilaksanakan tahun 2017 mendatang yang telah diusulkan Masyarakat Kabupaten Brebes melalui Musrenbang Desa, Musrembang Kecamatan maupun hasil Reses dari anggota DPRD Kabupaten Brebes.

Dalam pelaksanaan Musrembang kali ini terlihat berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana ditahun ini diselenggarakanya musrembang online dengan video teleconfrence bersama masyarakat yang berada di Kecamatan Losari.

Dalam acara sesi tanya jawab yang di pandu oleh Kepala BNK Kabupaten Brebes Drs. Atmo Tan Sidik mengemuka banyak usulan dan pertanyaan yang disampaikan oleh peserta Musrembang yang antara lain:,

Camat Losari Hudiyono mewakili masyarakat Losari dalam video teleconfrence-nya meminta kepada Bupati Brebes agar menyediakan tiga sarana dan prasarana yang selama ini dibutuhkan oleh Masyarakat Losari yaitu Air Bersih (PDAM), Tempat Pembuangan Sampah, dan Lapangan olahraga.

Sementara itu tokoh masyarakat Bulakamba Subehan mengkritisi masalah ketersediaan lahan pertanian yang semakin sedikit dan juga kerusakan jalan yang diakibatkan oleh proyek Jalan Tol yang sudah mengganggu perekonomian masyarakat Desa Tegal Glagah,  Desa petunjungan dan sekitarnya.

Selain itu Mafudin dari LSM Masjaka mendesak kepada Pemerintah Kabupaten Brebes agar ikut serta mendesak PT KAI supaya Kereta Kaligung segera kembali berangkat dari stasiun Brebes dan meminta penataan dan pembatasan toko Modern yang saat ini sudah merugikan para pemilik toko kelontong karena keberadaanya sudah tidak wajar.

Menanggapi Pertanyaan dan usulan yang telah disampaikan, Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE menyampaikan bahwa segala usulan yang telah disampaikan masyarakat akan di akomodir dan akan secepatnya ditindak lanjuti dengan koordinasi bersama dinas terkait agar dapat tersealisasi sesuai dengan harapan masyarakat Kabupaten Brebes.

Bupati juga mengatakan Musrenbang merupakan satu upaya kita untuk memperbaiki program pembangunan di Kabupaten brebes di tahun-tahun mendatang.

Oleh sebab itu, manfaatkanlah sebesar-besarnya Musrenbang ini untuk mematangkan rancangan RKPD Kabupaten brebes tahun 2017 berdasarkan rencana kerja SKPD hasil forum SKPD yang telah dilakukan sebelumnya.

”Mari secara bijak kita tinjau keserasian dan substansi rancangan RKPD kita, sehingga jangan sampai kegiatan ini hanya sekedar rutinitas belaka,” imbau Bupati.

Musrenbang ini di hadiri Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Setda Kabupaten Brebes, Kajari, Bapedda Propinsi Jawatengah, dan perwakilan Bakorwil III Jawatengah, serta di ikuti oleh Anggota DPRD, ketua Komisi, Staf Ahli Bupati, Asisiten Setda, Kepala SKPD, Camat, Kades, LSM, Tokoh Agama, tokoh masyarakat serta tamu undangan lain.***(yaser)
Editor : AFiF.A

Posted in: Serba Serbi