Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 8 March 2016 Read More →

Pantomim jadi Ekstrakulikuler Unggulan SD Islam Ta’limul Huda Bumiayu

pantomim

Dua siswa SD Islam Ta’limul Huda Bumiayu dengan gaya pantomimnya

BREBESNEWS.CO – Jangan salah pertunjukan pantomim hanya bisa diperankan oleh orang dewasa saja, namun pantomim atau seni meniru segala sesuatu adalah suatu pertunjukan teater yang menggunakan isyarat, dalam bentuk mimik wajah atau gerak tubuh, sebagai dialog ini juga bisa dimainkan anak-anak.

Buktinya para siswa SD Islam Ta’allumul Huda Bumiayu ini setiap tahunnya selalu mewakili kecamatan hingga kabupaten ketingkat yang lebih tinggi.

Kepala Sekolah SD Islam Ta’allumul Huda Bumiayu, Indra Gautama Ssos mengatakan, di sekolah ini untuk pantomim memang sudah akrab dihati para murid, karena pantomim sudah menjadi salah satu ekstrakurikuler di SD Islam Ta’allumul Huda Bumiayu.

Ekstrakulikuler pantomim ini mulai ada sejak tahun 2013 lalu dan beberapa kali lomba pantomim tingkat SD/MI baik sekelas kecamatan maupun kabupaten, siswa SD Islam Ta’allumul Huda Bumiayu selalu mendapatkan juara pertama.

“Seperti halnya pada lomba pantomim pada bulan Februari kemarin, Alhamdulillah siswa kami yang bernama Irsyad Muhana dan Adika Putra Pratama berhasil meraih juara pertama tingkat kecamatan dari 57 SD/MI yang ada,” kata Indra.

Menurut Indra, kedua siswa yang masih duduk dikelas V SD Islam Ta’allumul Huda Bumiayu ini akan kembali menunjukan aksi mereka pada lomba Pantomim tingkat kabupaten pada bulan Mei/Juni mendatang.

“Kami berharap mereka bisa meraih juara pertama lagi seperti kakak kelas mereka sebelumnya, yakni M. Akhyar Zidqi dan Kamal Sulaiman yang berhasil ketingkat provinsi mewakili kabupaten Brebes serta beberapa kakak kelas lainnya,” ujarnya.

Indra menceritakan, jenis pertunjukan pantomim telah dikenal sejak zaman Romawi Kuno dan sering digunakan dalam ritus keagamaan dengan cerita umumnya seputar mitologi Yunani.

Pantomim kembali populer pada abad ke-16 dengan berkembangnya Commedia dell’arte di Italia yang membawa pantomim pada bentuknya yang sekarang yang mengutamakan pada lakon komedi.

“Beberapa kali kami ikuti lomba pantomim baik ditingkat kecamatan hingga provinsi, kami sengaja mengangkat cerita seputar pendidikan dan lingkungan. Karena pelaku dan penontonnya juga dari kalangan pendidikan, jadi kita sesuaikan ceritanya,” pungkasnya. (DHANI_Bumiayu)

Posted in: Pendidikan