Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 7 March 2016 Read More →

Penderita Polio akan Alami Sulit Nafas, Kelumpuhan hingga Kematian

polio

Ilustrasi

BREBESNEWS.CO -Penyakit Polio atau poliomyetilis, merupakan penyakit yang disebabkan oleh poliovirus (PV). Virus ini menyerang sistem jaringan syaraf. Penyakit polio kerap menyerang balita, tapi juga bisa menyerang orang dewasa yang berusia antara 30 – 40 tahun. Dimana penderita ini merupakan sindrom pasca polio atau penderita yang masa kecilnya pernah menderita polio.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Brebes,dr.Sri Gunadi usai menggelar peretmuan lintas sektoral untuk menanggulangi angka kematian bayi dan ibu melahrkan di Pendopo Kabupaten Brebes, Senin (7/3/2016).

Menurutnya, bahaya penyakit polio, bisa menyebabkan penderita kesulitan bernafas, kelumpuhan hingga kematian. Walaupun sejak 2014 lalu, Indonesia telah dinyatakan bebas polio, namun tetap perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat sebagai antisipasi agar penyebaran penyakit polio liar tidak kembali menyebar di Indonesia.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Brebes mengajak masyarakat untuk benar-benar peduli dan memahami akan bahaya penyakit polio. Melalui Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang dilaksanakan 8 –15 Maret 2016 mendatang.

“Pemerintah menghimbau kepada ibu rumah tangga bersama-sama membawa anaknya untuk melakukan vaksin polio khusus diwajibkan bagi balita usia 0 hingga 59 bulan,” terang Gunadi.

Rencananya pencanangan Pin Polio, Selasa besok pagi di pusatkan di Dukuh Mengger Desa Losari Lor Kecamatan Losari.

Kini pemerintah melakukan pergantian vaksin polio tetes trivalent atau TOPV menjadi vaksin tetes Biavalent atau BOPV. Selain itu, sistem pemberian vaksin yang selama ini melalui tetes mulut atau oral kini dilakukan sistem penyuntikan.

Dengan demikian, bagi balita berusia 0 hingga 59 bulan, wajib mengikuti vaksin ulang walaupun sudah pernah mendapatkan vaksin polio lengkap.

“Pemberian vaksin ini dilakukan serentak pada tanggal 8 hingga 15 Maret nanti, dalam kegiatan Pekan Imunisasi Nasional,” katanya menutup pembicaraan. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi