Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 16 March 2016 Read More →

Pengguna Narkoba Tinggi, Ponpes di Brebes Diharap Jadi Penyembuh Pecandu

BNK saat memberikan Sosialisasi bahaya Narkoba

BNK saat memberikan Sosialisasi bahaya Narkoba pada pelajar SMA se- Bantarkawung

BREBESNEWS.CO – Peranan alim/ulama dalam upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba di wilayah selatan Brebes memang sangat dibutuhkan guna mengisi sisi spiritual para generasi muda. Pasalnya beberapa kecamatan di wilayah selatan Brebes tercatat untuk tingkat penyalahgunaan Narkoba menempati posisi teratas.

Demikian dikatakan H Atmo Tan Sidiq selaku Kalahar BNK ( Badan Narkotika Kabupaten ) Brebes, seusai Sosialisasi narkoba di SMA Negri Bantarkawung, Rabu siang (16/3/2016). Sosialisasi narkoba dihadiri beberapa sekolah negri maupun swasta di Kecamatan Bantarkawung.

Menurutnya, peranan alim ulama sangatlah penting, karena ragam langkah spiritual yang menyentuh sisi rohani para pecandu ternyata amat efektif meredam keinginan pengguna untuk mencicip narkoba lagi.

“Apalagi wilayah selatan ini kan sudah dikenal sebagai kota santri, sehingga sudah saatnya ponpes-ponpes yang ada menggelar ritual penyembuhan pecandu narkoba secara spiritual. Sehingga diharapkan pengguna Narkoba di selatan bisa turun dan syukur-syukur sadar serta mau meninggalkan barang terlarang tersebut,” ujar Atmo.

H. Atmo menyatakan, dari data narapidana dan tahanan tindak pidana Narkotika (UU no 35/2009) per 7 Maret 2016, yang diperoleh BNK Brebes dari Lembaga Kemasyarakatan (LP) kelas IIB Brebes menyebutkan ada beberapa kecamatan yang pengguna Narkobanya terbanyak dan saat ini tengah menjalani hukuman.

Kecamatan-kecamatan tersebut diantaranya, kecamatan Bumiayu tercatat ada 7 kasus Narkoba, Kecamatan Banjarharjo tercatat ada 5 kasus narkoba dan kecamatan Tonjong tercatat ada 3 kasus Narkoba.

“Beberapa kecamatan lain berkisar anatara 1-2 kasus Narkoba diantaranya kecamatan Sirampog, Paguyangan, Wangandalem, Kersana, Gandasuli, Songgom, Tanjung, Bulakamba, Wanasai dan Losari,” ungkapnya.

Oleh karenanya penyalahgunaan Narkoba perlu pencegahan sejak dini. karena pengguna Narkoba sebagian besar adalah usia produktif, maka itulah perlunya sosilisasi sejak dini terhadap generasi muda baik secara formal maupun informal.

“Tujuannya adalah memberikan pengetahuan, pentingnya bahaya narkoba, serta upaya-upaya pencegahan berkembangnya pengguna narkoba di tengah masyarakat,” pungkasnya. (DHANI_Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi