Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 18 March 2016 Read More →

Tanggulangi Kemiskinan, BPN Luncurkan Biaya Sertifikat Tanah Gratis

gunung jayalaksana

Kpala BPN Brebes, Gunung Jayalaksana

BREBESNEWS.CO -Ditunjuknya Kabupaten Brebes sebagai pilot project atau proyek percontohan program penanggulangan kemiskinan terpadu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang meluncurkan sertifikasi hak atas tanah Program Nasional Agraria (Prona) dan Program Lintas Sektoral (Lintor) 2016.

Wujud dari itu, melalui Kantor Pertanahan Kabupaten Brebes, akan mensertifikasi 2500 bidang prona dan 500 bidang lintor bagi warga miskin yang didanai APBN.

“Sebagai wujud nyata, BPN Brebes meluncurkan program sertifikasi tanah prona dan Prolin,” terang Kepala BPN Brebes Gunung Jayalaksana SE MM di kantornya Jalan Yos Sudarso Brebes, Jumat (18/3/2016).

Gunung menjelaskan, sebanyak 2500 bidang di 11 Kecamatan yang tersebar di 17 desa. Kecamatan yang mendapatkan prona yakni Kecamatan Banjarharjo, Ketanggungan, Bumiayu, Wanasari, Tanjung, Tonjong, Sirampog, Larangan, Bulakamba, Kersana dan Salem.

“Prona ini, tidak hanya sertifikasi tanah darat tetapi juga tanah pertanian,” terang Gunung.

Sedangkan untuk sertifikasi lintas sektoral sebanyak 500 bidang. Meliputi sertifikasi nelayan yang berkordinasi dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Brebes. Pensertifikasian ini untuk Kecamatan Brebes, Bulakamba dan Tanjung untuk 7 desa.

“Bagi nelayan tangkap di programkan 100 bidang dan nelayan budidaya, juga 100 bidang,” paparnya.

Prolin untuk sertifikasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM), BPN menggandeng Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Brebes. Sebanyak 200 bidang diperuntukan bagi UKM di desa Bulusari Kecamatan Bulakamba.

Sedangkan sertifikasi tanah pertanian, lanjutnya, bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Brebes. Lintor sertifikasi tanah pertanian, di sasar untuk warga miskin di Desa Sisalam Kecamatan Ketanggungan dan Desa Grinting Kecamatan Bulakamba.

“Ada 100 bidang untuk sertifikasi tanah untuk pertanian,” jelasnya.

Tahun 2015 lalu, lanjutnya, juga telah dilakukan hal yang sama dan mampu merampungkan Prona sebanyak 2000 bidang, Lintor UKM 100 bidang, Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) 500 bidang, nelayan 200 bidang dan petani 100 bidang.

Gunung menandaskan, kepada masyarakat yang mampu bisa membiayai sendiri dengan besaran biaya sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 128 tahun 2015 tentang jenis dan tarif atas penerimaan Negara bukan pajak yang berlaku pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN.

Terpisah Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Brebes Warsito Eko Putro menjelaskan, melalui pembiayaan APBD, Pemkab juga akan mensertifikasi tanah milik warga miskin sebanyak 250 bidang.

“Lokasi dan peruntukannya, masih menunggu usulan dari Kepala Desa atau Kelurahan yang bersangkutan,” kata Eko. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi