Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 6 April 2016 Read More →

Roro Pujiastuti SE : Kuliner Brebes jadi Pendorong Semangat kuliah

Raden Roro Pujiastuti

Raden Roro Pujiastuti usai di Wisuda angkatan XI STIE Manggalia Brebes

BREBESNEWS.CO – Semangat mengembangkan usaha ekonomi kreatif menjadi daya dorong bagi Raden Roro Puji Astuti menyelesaikan studi ilmu ekonomi.

Dia dengan gigih menempuh pendidikan walau harus bergelut dengan waktu antara bekerja dan belajar. Namun akhirnya mampu menyelesaikan studi dengan nilai sangat memuaskan atau Cum laude dan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik pada wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Manggalia Brebes, beberapa waktu lalu.

“Pembagian waktu antara kerja dan belajar, menjadi problem tersendiri untuk menyelesaikan studi,” kata Puji, sapaan akrabnya, ketika berbincang usai wisuda di Gedung Korpri Brebes.

Meski demikian, dia tidak patah arang dan terus bersemangat. Antara kantuk, capai, repot berbaur menjadi satu ketika harus membuka buku mata kuliah tertentu. Dalam batinnya terus bergolak untuk mendapatkan ilmu dan nilai tinggi serta bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat.

“Usaha ekonomi kreatif, kuliner Brebes, ternyata menjadi daya dorong tersendiri bagi saya untuk tetap kuliah,” ungkapnya.

Dia mengaku tidak mengira kalau dirinya ternyata menjadi wisudawan terbaik STIE Manggalia Brebes, karena teman-teman mahasiswa masih berusia lebih muda.

“Saya mendapat nilai 3,52 dan dinyatakan menjadi wisudawan terbaik pada wisuda XI STIE Manggalia,” ucap wanita kelahiran Brebes 26 Desember 1971.

Pelaksanaan wisuda telah berlangsung hikmat dalam sebuah sidang senat terbuka yang dipimpin Ketua STIE Drs Bambang Sutedjo pada 30 Maret 2016. Sebanyak 65 mahasiswa yang diwisuda mengucapkan janji dan ikrar wisudawan.

Raden Roro Pujiastuti ditetapkan sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,52 parogram studi Manajemen pada wisuda XI tahun akademik 2015/2016.

Istri dari Masdori SKM mengelola usaha kuliner lesehan terapung dan pemancingan ‘Tiga Putra’ Sigempol Randusanga Kulon, Brebes ini menulis skripsinya dengan judul

“Pengaruh Kualitas Produk dan Kepuasan Pelanggan terhadap Loyalitas Pelanggan di Lesehan Terapung dan Pemancingan Tiga Dara Randusanga Kulon”

Ubah pola makan warga

Sebagai ahli gizi, Puji juga ingin membiasakan masyarakat Brebes untuk makan-makanan berbahan dasar ikan. Ikan menjadi menu makanan yang harus hadir setiap hari.

“Dengan menyajikan menu makanan yang bernilai gizi seimbang, akan membawa perubahan pola makan masyarakat,” tuturnya penuh yakin.
Sebelumnya, Puji menempuh pendidikan Sekolah Pembantu Ahli Gizi (SPAG) di Pekalongan dan lulus D1 pada Agustus 1991.

Dia baru melanjutkan kuliah di STIE Manggalia pada 2013 dan lulus 2016. Atas dorongan teman-teman dan tekad mengembangkan ekonomi kreatif dirinya melanjutkan kuliah.

“Alhamdulillah Diploma 1 saya, dihargai konversi 1 semester,” ucapnya penuh syukur.
Selepas SPAG, dua tahun kemudian diangkat CPNS di Dinas Kesehatan Cilacap per 3-3-1993 dan PNS ditempat yang sama dibagian Gizi hingga 1995.

Kemudian mutasi ke Puskesmas Nusa Wungu Cilacap tahun 1995-1999. “Tahun 1999 hingga sekarang mutasi ke Brebes sebagai staf seksi gizi di Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes,” paparnya.

Ibu dari Awalia Muqita Sari (almh), Bangkit Kharisma Nusantara, Andre Meidi Fathurokhman, dan Satrio Wahyu Pamungkas (alm) ini bertekad akan mengembangkan usaha kuliner yang dirintis 16 Mei 2007 itu sebagai upaya pengamalan ilmu.

“Alhamdulillah sudah Sembilan tahun usaha lesehan dan pemancingan Tiga Putra tetap eksis dan makin meningkat,” ucapnya seraya bersyukur.

Meski demikian, dia juga menyelaraskan antara ilmu gizi dan ekonomi dalam pengembangan peningkatan gizi masyarakat Brebes. Maka dari itu, dia tetap aktif sebagai Bendahara Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Kabupaten Brebes.

“Saya berusaha untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain, kendatipun tidak seberapa,” ucapnya merendah. (ILMIE)

Posted in: Kampus