BrebesNews.Co 10 June 2016 Read More →

Embung, Hantarkan SMKN 1 Bulakamba Raih Juara 2 Sekolah Adiwiyata Jateng

juara adiwiyata

Kepala sekolah, staf guru SMKN 1 Bulakamba dan Kepala Lingkungan Hidup Brebes dengan tropi piala dan piagam juara 2 Provinsi Jateng

BREBESNEWS.CO – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bulakamba kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi. Kali ini merebut piala bergengsi bidang lingkungan hidup, sebagai juara 2 Sekolah Adiwiyata atau Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan tingkat SMA/MA/SMK se Jawa Tengah.

SMKN 1 Bulakamba harus mengakui keunggulan dari MA Negeri Purbalingga, sedangkan terbaik ke 3 diraih SMA Negeri 3 Temanggung.

“Alhamdulillah, kami bisa mengharumkan Brebes meskipun baru runner up, mudah-mudahan tahun depan bisa menjadi juara 1,” ucap Kepala SMK N 1 Bulakamba Slamet Riyadi di ruang kerjanya, Kamis (9/6/2016).

Penghargaan berupa piala, sertifikat, dan uang pembinaan diberikan langsung Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko pada Upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup seduania Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Bantaran Kaligarang, Banjir Kanal Barat, Kelurahan Ngemplak Simongan kecamatan Semarang Barat kota Semarang, Sabtu tanggal 4 Juni 2016 lalu.

SMK N 1 Bulakamba unggul, kata Slamet, antara lain karena menerapkan konsep kebijakan penghematan sumber daya alam, utamanya pemanfaatan air yang ada. Pasalnya, lokasi sekolah ini bekas sawah tadah hujan, dimana dimusim penghujan air berlimpah, membanjirii area. Sehingga, sulit untuk meresap dan menggenangi tanaman yang mengakibatkan akar busuk dan mati.

Sementara di musim kemarau sumber air begitu cepat hilang, tanah retak retak, dan tanamanpun kekeringan dan mati.
Oleh Slamet beserta warga sekolah dikembangkan konsep pembuatan kolam (embung) diberbagai lokasi.

“Ada 11 embung di atas tanah sekolah yang mencapai 2 hektar,” ungkapnya.

Dengan embung-embung tadi, mampu menampung volume air hujan yang berlimpah, sehingga sekolah tidak mengalami kebanjiran dan semua jenis tanaman terhindar dari genangan air.

Selain itu, embung tadi dimanfaatkan untuk memelihara ikan, penyiraman tanaman di musin kemarau, dan juga untuk taman sebagai tempat belajar dialam terbuka.

“Sebagian air juga diolah melalui penyulingan untuk kebutuhan air kamar mandi,” tuturnya.

Yang lebih kreatif, sambungnya, dikembangkan pula konsep panen air hujan. Yakni air hujan yang berlimpah dari genting ruang kelas langsung ditampung dalam bak penampung dan disalurkan untuk bisa langsung dimanfaatkan untuk membantu penggunaan air bersih di kamar mandi/ WC dilingkungan sekolah.

Hal ini bisa membantu penghematan penggunaan sumber air dalam tanah yang bisa setiap hari diambil dengan menggunakan pompa air, disamping menghemat penggunaan energy listrik.

Beberapa indikator lain yang menjadikan SMK 1 Bulakamba menjadi juara meliputi pengembangan kebijakan sekolah yang berwawasan lingkungan, pengembangan kurikulum berbasis lingkungan, pengembangan kegiatan lingkungan berbasisis partisipatif, dan pengembangan dan pengelolaan sarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan. (ILMIE)

Posted in: Pendidikan