Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 27 August 2016 Read More →

Pemilik Galian C di Kalinusu Bumiayu Bantah Singkirkan Tenaga Kerja BM

ote

Kegiatan galian C saat menambang pasir di Desa Kalinusu Bumiayu

BREBESNEWS.CO – Menyikapi aksi penolakan ratusan bongkar muat (BM) dari Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu atas keberadaan alat berat di sungai Pemali yang dianggap mengancam pekerjaan BM, pemilik galian C Kalimasyada, Mohamad Sabar membatah tudingan itu.

Hal ini menjawab pemberitaan dibeberapa media lokal beberapa waktu lalu, yang menyatakan dengan adanya alat berat galian C akan menggusur tenaga kerja manual bongkar muat pasir.

Menurutnya, para BM yang biasa beroperasi di Sungai Pemali tidak perlu khawatir akan kehilangan mata pencaharian mereka, karena pihaknya akan tetap memperkerjakan para BM itu namun harus sesuai dengan aturan.

Dimana para BM yang ada akan melakukan aktifitas bongkaran setelah alat berat milik Kalimasyada melakukan pengerukan material sungai dan memindahkannya ke armada yang akan mengangkut material galian C.

“Jadi mereka tidak akan nganggur atau kehilangan pekerjaan, mereka bisa tetap bekerja dengan cara melangsir material yang akan dimuat oleh armada kami,” ujar Sabar kepada beberapa awak media Sabtu (27/8/2016).

Pihaknya juga memaparkan bahwa ongkos untuk bongkar muat yang semula hanya Rp 10.000 per-kubik telah dinaikan menjadi 12.000 per- kubik atau dengan kata lain yang biasa ongkos untuk 1 mobil hanya Rp. 40.000 naik menjadi Rp. 50.000 dan ini bukti keperhatian Kalimasyada terhadap mereka para bongkar muat.

Sabar juga menyampaikan bahwa, berdasarkan hasil pertemuannya dengan semua stakeholder diruang sekda Brebes yang digelar kamis kemarin, menyatakan bahwa izin Galian C miliknya adalah Legal/Resmi dan diperbolehkan untuk beroperasi lagi.

“Sehingga hari ini ( Jumat 26/8/2016) kami kembali melakukan aktifitas penambangan galian C dengan menggunakan alat berat,” katanya.

Berdasarkan hasil pantauan BREBESNEWS.CO di lapangan, tampak alat berat milik Kalimasyada sudah mulai beroperasi dan sejumlah aparat kepolisian dari Polres Brebes jugatampak melakukan pengamanan disekitar lokasi galian C Sungai Pemali.

Kapolres Brebes melalui Kapolsek Bantarkawung, AKP Wawan Dwi Leksono, S.Sos menegaskan keberadaan anggota kepolisian yang ada dilokasi Galian C ini hanya sekedar upaya prefentif guna mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami hanya melakukan pengamanan saja, karena terhitung hari ini kalimasyada kembali beroperasi dengan menggunakan alat berat,” ungkap Wawan. (DHANI_Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi