Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 31 August 2016 Read More →

Simulasi, Polres Peta-kan Konflik Pilkada Brebes

2

Simulasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Brebes, di halaman Islamic Center

BREBESNEWS.CO – Polisi Resor (Polres) Brebes, menggelar simulasi bersama untuk pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Brebes, di halaman Islamic Center.

Simulasi diselenggarakan untuk mengantisipasi munculnya aksi massa menjelang hingga selesai pemilihan kepala daerah.Rabu (31/8/2016).
Simulasi diawali dengan apel simulasi. Menurut Kapolres Brebes Lutfi Sulistiwan, simulasi diselenggarakan untuk menjaga situasi

keamanan menjelang hingga akhir berlangsungnya pilkada.Selain itu simulasi juga menghindari benturan yang dimungkinkan akan terjadi.

“Polri, TNI, Satpol PP dan jajarannya dalam menjalankan tugas pengamanan pilkada. haruslah jujur, tidak memihak, profesionalisme, dan diharapkan sebelum bertugas untuk mengetahui undang-undang pemilu agar dapat menjalankan tugas dengan baik,”kata Lutfie.

“Simulasi merupakan latihan supaya mengetahui apa yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan,” tambah Lutfie menegaskan.

Peta konflik pilkada

Simulasi awal adalah menyingkirkan pohon besar yang melintang ditengah jalan, dengan menggunakan mesin gergaji oleh aparat, agar pengguna jalan mudah untuk menggunakan jalanan.

Selanjutnya adalah penanganan pengamanan massa calon yang melakukan kampanye, dan diakhiri pengamanan calon yang telah berkampanye. Selanjutnya adalah pembersihan atribut kampanye calon pilkada berupa bendera, spanduk, baliho oleh Satpol PP.

Selanjutnya simulasi adalah mendistribusikan kotak pemilu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) oleh Linmas yang dikawal oleh Polisi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di kabupaten Brebes.

Puncak acara yaitu pemilihan suara yang dilaksanakan di berbagai TPS dan diakhiri perhitungan suara.

Simulasi unjukrasa terjadi, karena massa dari calon yang tidak mendapat suara besar pada pemilu merasa hasil tidak adil/ adanya kecurangan saat pemungutan suara. Sehingga memaksa untuk adanya pemilu ulang, demo di depan kantor KPU Brebes terjadi berujung bentrok.

Dalam kericuhan ini, aksi demo semakin anarkis sehingga terpaksa ditembakkan gas air mata dan water canon. Massa berhasil dipukul mundur setelah terjadi bentrokan hebat, dan menimbulkan korban jiwa yang diidentifikasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta korban luka yang diamankan oleh pihak kepolisian.

Simulasi terakhir yaitu penjinakan bom. Diduga adanya bom, maka tim penjinak bom mendatangi TKP dan melakukan aksi penjinakkan.

Wakil Bupati Narjo, SH yang menutup simulasi mengharapkan pada pilkada 2017 ini dapat berlangsung dengan baik, aman, dan terkendali. Hal ini dengan adanya kerjasama dari berbagai pihak.

Sesuai jadwal pilkada Brebes akan digelar bulan Februari 2017 mendatang. (AFiF.A)

Posted in: Politik