Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 21 October 2016 Read More →

Alami Menstruasi, Remaja Putri Disarankan Banyak Konsumsi Zat Besi

penyuluhan-kesehatan

Penyuluhan kesehatan remaja di SMPN 1 Brebes

BREBESNEWS.CO -Usia remaja, sangat membutuhkan Zat besi karena masa remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa di mana kebutuhan zat gizi untuk tubuh meningkat.

Salah satu kebutuhan zat gizi yang meningkat pada masa ini adalah zat besi, terutama untuk remaja perempuan.

Remaja perempuan mengalami menstruasi setiap bulannya, yang artinya tubuh akan kehilangan zat besi melalui darah yang keluar saat menstruasi setiap bulannya.

Hal ini mengapa kebutuhan zat besi pada remaja perempuan lebih besar daripada remaja laki-laki. Kebutuhan zat besi yang tinggi dibutuhkan tubuh untuk mengkompensasi kehilangan zat besi saat menstruasi.

Demikian disampaikan dr Mahmudin saat menyampaikan materi Klinik Kesehatan Reproduksi Remaja (Kespro) SMP Negeri 1 Brebes (Spensabes), diaula sekolah setempat, Jumat (21/10/2016).

“Untuk menggantikan kehilangan zat besi selama menstruasi, Anda harus mengonsumsi banyak makanan yang mengandung tinggi zat besi. Jika kebutuhan zat besi Anda tidak terpenuhi, maka Anda berisiko untuk mengalami kekurangan zat besi dan dapat berujung kepada anemia defisiensi besi,” lanjut Mahmudin dokter swasta yang biasa praktek di Pesanggrahan Brebes ini

Banyak remaja perempuan mengalami anemia, lanjutnya, karena kebutuhan zat besinya yang tinggi kebiasaan makan yang buruk.

“Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, sebesar 22,7% remaja perempuan usia 13-18 tahun di Indonesia mengalami anemia, sedangkan untuk remaja laki-laki sebesar 12,4%,” tandasnya.

Zat besi biasanya terdapat di sayuran kangkung, bayam serta daging-dagingan seperti daging sapi dan daging kambing. Sedang untuk buahnya bisa buah kurma, alpukat, sukun dan markisa

Kepala SMP Negeri 1 Brebes Mulyaningsih MPd menjelaskan, penyuluhan anemia dan kebutuhan gizi bagi usia remaja diikuti 330 siswa kelas 8 dan anggota PMR serta UKS kelas 7 dari 782 siswa.

Kegiatan penyuluhan digelar rutin setiap bulan, tidak hanya bidang kesehatan tetapi juga tentang lalu lintas, narkoba maupun kebudayaan.

“Penyampaian materi oleh para praktisi dibidangnya, akan lebih mengena dan tidak menjemukan sehingga para siswa menangkap materi tersebut dengan baik,” ujarnya. (ILMIE)

Posted in: Pendidikan