IKLAN CUKAI DINKOMINFOTIK KAB.BREBES
BrebesNews.Co 19 October 2016 Read More →

Curi Kartu ATM dalam Mesin Anjungan, Abdul Latif Divonis 1,5 Tahun

atm

Abdul Latif (tengah) warga Kabupaten Kuningan pencuri ATM di mesin anjungan saat hendak di sidang di PN Brebes

BREBESNEWS.CO -Tidak seperti biasanya sidang-sidang di Pengadilan Negeri Brebes terlihat biasa. Kasus Abdul Latif sempat menyita perhatian publik, karena kasus yang disidangkan terdakwa yakni bermodus mencuri kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) melalui tusuk gigi yang di selipkan di lubang mesin kartu ATM.

Dalam melakukan aksinya, terdakwa sudah mempersiapkan kartu ATM palsu yang sama persis yang dikeluarkan Bank sasarannya.

Modusnya pertama-tama ada salah satu korban hendak mengambil uang tunai dari mesin ATM. Namun kartu itu tidak bisa masuk karena ada tusuk gigi yang terlebih dahulu di masukan terdakwa ke mesin ATM.

Terdakwa Abdu Latif lalu pura-pura menawarkan bantuan kepada korban untuk memasukan kartunya. Terdak kemudian mencoba beberapa kali hingga pelaku mengetahui PIN Kartu ATM korban.

Setelah dirasa tetap tidak bisa masuk, selanjutnya pelaku menukar kartu yang telah di persiapkanya dengan kartu ATM korban dengan alasan tidak bisa masuk mesin. Korban pun pergi dan tidak menyadari kartu yang sama persis adalah palsu.

“Terdakwa Abdul Latif warga Desa Randobawa Kecamatan Mandirancan Kabupaten Kuninganan ini, melakukan modus operasinya di Desa Larangan, Kecamatan Larangan Brebes. Sasaran utama adalah perempuan,” ujar Jaksa Penuntut Umum M Amirudin SH usai sidang, putusan, Rabu (19/10/2016).

Menurut Amirudin, terdakwa sempat diamankan setelah ada laporan dari korban yang merasa uangnya habis setelah peristiwa ATM nyangkut di mesin.

“Kami mengenakan pasal 362 tentang pencurian biasa dan menuntut 2 tahun penjara,” jelas M.Amirudin SH.

Sementara Agenda putusan yang dibacakan Hakim Sri Sulastuti SH menyatakan terdakwa Abdul Latif secara sah dan menyakinkan bersalah telah mencuri hingga divonis 1,5 tahun penjara,” ucap Hakim Sri.

“Dengan kesalahan terdakwa yang terbukti, terdakwa divonis 1,5 tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa 2 tahun,.” terang Sri Sulastuti SH mengakhiri sidang putusannya.. (HENDRIK)

Posted in: Hukum