Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 17 October 2016 Read More →

Syiarkan Islam, Kepala Desa Kebonagung Rintis Marawis

marawis

para remaja yang akan dibina dalam kelompok marawis Desa Kebonagung Kecamatan Jatibarang

BREBESNEWS.CO – Kepala Desa Kebonagung, Kecamatan Jatibarang Brebes Agustomo merintis pembentukan Grup Marawis sebagai alat untuk mensyiarkan agama Islam.

Lewat kesenian Islam ini, diharapkan bisa menuntun generasi islam di desanya semakin senang berkreasi yang positif dengan menggiatkan kesenian Islam serta iman dan takwanya semakin meningkat.

Launching grup marawis diresmikan berbarengan dengan Peringatan Tahun Baru Hijriyan 1438, di Mushola desa setempat, Ahad malam (16/10/2016).

Agustono menjelaskan, grup marawis yang beranggotakan 20 remaja tersebut diberi nama Hubbul Wathon yang mengandung makna cinta tanah air.

Grup ini sudah lama berlatih dan sudah ditampilkan pada berbagai pengajian. “Untuk memantapkan dan mensyiarkan grup ini, kami launching,” kata Kepala Desa disambut dengan tepuk tangan hadirin.

Kades berharap, grup ini agar lebih eksis dan lestari harus terus mengikuti berbagai macam festifal, baik di tingkat Kecamatan ataupun Kabupaten.

“Mengenai biaya transportasi, akan saya tanggung, jangan khawatir,” paparnya.

Dengan luncuran tersebut, Hubbul Wathon ini siap mengisi acara disuatu event. Untuk lebih memantapkan kegiatan, diadakan latihan rutin setiap malam Jumat, sekaligus pengajian bergilir di rumah anggota grup.

Peringatan Muharram yang merupakan agenda tahunan desa tersebut, diisi juga pawai taaruf pada Ahad siang yang diikuti para siswa SD, MI, Madin dan anggota Ibu-ibu Muslimat dan Fatayat NU mengelilingi desa dengan iringan drumban dan marawis.

Santunan juga diberikan kepada 20 anak yatim dan 80 kaum duafa sebelum acara pengajian digelar. Pengajian hikmah Muharram diisi oleh KH Dahudin dari Desa Kupu Kecamatan Wanasari Brebes.

Dalam tausiyahnya, kiai Dahudin yang mantan Camat Songgom itu berpesan agar hari raya anak Yatim yakni bulan Muharram jangan sampai ditinggalkan.

Kebiasaan menyantuni anak yatim, akan lebih afdol bila dilaksanakan setiap hari tanpa memandang bulan.

“Akan mulia hidup seseorang bila dirumahnya ada anak yatim yang diopeni sebagai bagian keluarganya sendiri,” ucapnya. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi