BrebesNews.Co 8 November 2016 Read More →

Ke Brebes, Menteri BUMN Rini Soemarno Luncurkan ‘Kartu Tani’

tani-jpg

Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) beserta rombongan dan Plt. Bupati Brebes Budi Wibowo di Desa Jagalempeni Kecamatan Wanasari

BREBESNEWS.CO -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno beserta rombongan bertandang ke Kabupaten Brebes meluncurkan Kartu Tani di Kampung Bawang Merah Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Selasa (8/11/2016).

Pertemuan yang dilaksanakan di balaidesa setempat, dihadiri juga  Plt. Bupati Brebes Budi Wibowo, Sekda Brebes Emastoni Ezam, Camat Wanasari Nuridin dan beberapa ketua kelompok tani bawang Jagalempeni.

Kartu Tani adalah kartu identitas bagi petani yang sekaligus berfungsi sebagai kartu debit (ATM) yang diterbitkan oleh bank-bank milik Negara (Himbara), yang terdiri dari Bank BNI, Bank BRI dan Bank Mandiri.

Dalam sambutan perdananya, Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Bulog, Imam Subowo menyatakan masalah yang dihadapi petani bawang merah sangat kompleks.

Permasalahan utamanya ada di segi permodalan, ketersediaan pupuk dan bibit serta pemasaran hasil panen.

“Permasalahan petani bawang di Brebes diantaranya disparitas harga, kepastian pasar, dan pembiayaan atau permodalan,” kata Imam.

Menurutnya, dari semua kebutuhan petani bawang, pengadaan bibit yang paling mahal pembiayaannya.

‘Dari keseluruhan modal, 50 persen untuk bibit. Rata-rata petani mengeluarkan modal tanam sebenyak Rp 136 juta perhektare,’ ungkapnya.
Di Desa Jagalempeni berdasarkan data yang ada 262 hektare lahan pertanian bawang yang dikelola 1200 petani.

Sementara itu, Menteri BUMN, Rini Soemarno mengatakan, selain membantu permodalan petani, dengan Kartu Tani, petani juga bisa menjual hasil panen ke Bulog dengan harga standar.

“Bulog akan membeli hasil panen petani dengan harga yang tidak merugikan petani. Petani harus untung,” ucap Rini dalam pidatonya.

“Dengan kartu ini, petani dapat membeli pupuk, bibit, pestisida dengan harga murah dari Bulog. Kartu juga bisa digunakan membeli bahan pokok di Rumah Pangan Kita Bulog,” tambah Rini.

Menurutnya, untuk mendapatkan Kartu Tani, mereka hanya datang ke tiga bank yang ditunjuk. (Bank BNI, BRI dan Mandiri) dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR), petani meminjam pembiayaan di bank dengan bunga rendah, 9 persen per- tahun.

“Dengan Kartu Tani, petani bisa mendapatkan kemudahan dalam akses jasa layanan perbankan baik simpanan maupun pinjaman, terutama KUR dan transaksi pembelian sarana produksi pertanian (saprotan) serta penjualan hasil panen,” pungkas Rini. (AFiF.A)

Posted in: Ekonomi & Bisnis