Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 8 November 2016 Read More →

Rekam ASN Ikuti Kampanye Pilkada, HP PPL dan Intel TNI Dirampas Oknum Timses

PHTO0012.JPG

Jumpa pers Panwascam Bunmiayu menyikapi adanya perampasan HP milik PPL dan Intel TNI

BREBESNEWS.CO – Sungguh sangat disayangkan, tindakan yang diduga dilakukan oleh salah seorang oknum timses paslon Bupati – wakil Bupati yang sempat merampas dan menghapus data di HP seorang PPL Kecamatan Bumiayu dan Intel TNI, Senin (07/11/2016).

Perampasan dan penghapusan data tersebut, diduga setelah keduanya mencoba mengambil gambar adanya keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada masa kampanye salah satu paslon Bupati-wakil Bupati Brebes nomor urut 2.

“Awalnya tim sukses dari paslon tersebut sempat meminta untuk tidak mengambil gambar, tetapi karena tugas kami adalah pengawas lapangan sehingga kami tetap mengambil gambar keterlibatan ASN tersebut,” ujar Eko Apriyanto, PPL Kecamatan Bumiayu saat jumpa pers didampingi ketua Panwascam Gatot SW dan ketua KPU Kecamatan Bumiayu Rusito RS, Senin sore (07/11/2016) di sekretariat Panwascam Bumiayu.

Sebagai PPL Eko beralasan, tugasnya sesuai UU KPU no 10 tahun 2016 pasal 71 menyebutkan (1) Pejabat Negara, pejabat Daerah, pejabat Aparatur Sipil Negara, Anggota TNI/POLRI dan Kepala desa atau sebutan lain Lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu calon.

Untuk itu keterlibatan ASN pada kampanye salah satu paslon tersebut, dinilai telah melanggar dan sebagi tindaklanjutnya lalu diabadikan dalam sebuah foto sebagai barang bukti.

” Sayangnya setelah bukti itu ada, oknum Timses paslon yang hari ini kampanye di Brebes selatan tersebut menghapus gambar/bukti keterlibatan ASN dan kini bukti itu telah dihilang,” ungkapnya.

Atas tindakan tersebut Panwascam Bumiayu, Gatot Sugih Wibowo menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum Timses paslon tersebut.

Karena yang dilakukan anggota PPL kecamatan Bumiayu ini sudah sesuai tugas dan fungsinya sebagai petugas pengawas lapangan.

Dirinya menambahkan, pihaknya saat ini telah melakukan koordinasi dengan panwas kabupaten guna upaya lebih lanjut.

“Kami akan tetap tindaklanjuti kasus keterlibatan ASN ini, dan kami juga telah berkoordinasi dengan paswaskab, guna langkah selanjutnya” ungkapnya.

Sementara secara terpisah Imam Santoso selaku Infokom DPC PDIP mengakui diirinya tidak begitu tahu persis bagaimana kejadiannya, karena tidak sedang berada diluar kota namun dirinya akan berusaha telusuri kebenaran berita ini.

“Kebetulan saya tidak mengikuti kampanye ijo hari ini, jadi saya kurang tahu perseis bagaimana kejadiannnya,” jawab Imam saat dihubungi melalui telepon selulernya. (DHANI_Bumiayu)

Posted in: Politik