BrebesNews.Co 2 November 2016 Read More →

Saber Pungli Polres Brebes Sikat Calo Pembuatan SIM

calo

Terdakwa calo SIM (berbaju lerek) di Satuan Lalu lintas Polres Brebes saat disidang di PN Brebes

BREBESNEWS.CO -Program Presiden Jokowi berantas “Pungli” atau pungutan liar mulai merambah di Satlantas Brebes.

Senin kemarin (31/10/2016) oknum LSM bernama Slamet Santoso di keler satuan Reserse Polres Brebes, dan di bawa ke Pengadilan Negeri (PN) Brebes untuk mempertanggunjawabkan perbuatannya.

Terdakwa diduga melakukan tindak pidana penipuan, kepada sejumlah Pemohon SIM A dan C di Satlantas Polres Brebes.

Mulanya pemohon SIM mengadu ke petugas bahwa ada oknum yang mengaku orang dalam Satlantas, dan bisa membikin SIM A dan C. Setelah percaya, para pemohon dimintai sejumlah uang oleh pelaku.

“Mengetahui hal itu, akhirnya kami melapor ke bagian Reskrim, hingga akhirnya terduga pelaku penipu pembuatan SIM ditangkap,” kata Baur SIM Satuan Lulu Lintas Polres Brebes, Aiptu Kusnato kepada hakim saat bersidang di PN, Selasa (1/11/2016).

Menurut Kusnanto peristiwa terjadi di Poliklinik Dokkes. Oknum LSM tersebut menawarkan jasa pembuatan SIM kepada pemohon.

“Mereka (korban) percaya saja karena pelaku orang dalam Satlantas. Pelaku mengaku bisa membuat SIM tanpa tes, teori maupun praktek,” lanjut Kusanto.

“Untuk SIM A baru senilai 500 ribu. SIM C baru di patok 400 ribu, sedang untuk perpanjangan SIM A dan C di patok 200 ribu,” kata Kusnanto menambahkan.

Sementara,Majelis hakim tunggal Dian Anggraini mengatakan bahwa terdakwa dikenakan pasal 379 KUHP.

“Terdakwa Slamet Santoso, Warga Desa Ketanggungan. Kecamatan Ketanggungan Brebes melakukan tindak penipuan ringan dengan 12 korban. Perkara dibagi menjadi 2 split. Terdakwa dikenai denda 500 ribu subsider 1 bulan kurungan. Dalam perkara yang sama juga dikenakan denda 500 ribu subsider 1 bulan.” terang Dian A.SH.

“Dengan demikian terdakwa di hukum 1 bulan penjara dengan denda seluruhnya 1 juta rupiah,” pungkas Hakim Dian.

Terpisah Pembantu penyidik, Bripka Budi Susilo mengatakan, terdakwa menipu 12 korban pemohon SIM.

“Kami berhasil menangkap operasi tangkap tangan (OTT) dan menyita 2,4 juta rupiah uang di kantong terdakwa. Uang itu milik para pemohon SIM seperti  Subandi Cs.dan Jeni Diansari Cs,” ucap Bripka Budi. ( HENDRIK)

Posted in: Hukum