IKLAN CUKAI DINKOMINFOTIK KAB.BREBES
BrebesNews.Co 23 December 2016 Read More →

Angkatan Muda NU Brebes Polisikan Akun FB Penghina Gus Mus

Angkatan muda NU saat melapor akun FB penghina Gus Mus di ruang Indik IV Mapolres Berbes

BREBESNEWS.co -Gerakan pemuda (GP) Ansor tidak mentolerir seseorang atau lembaga yang berani menghina kiyai, meskipun lewat media social. Karena penghinaan kepada kiyai sama saja dengan menghina nabi, karena pada dasarnya kiyai itu sama dengan ulama yang juga adalah pewaris nabi.

Pihaknya tetap akan melaporkan penghinaan tersebut kepada penegak hukum karena melanggar undang undang ITE.

Demikian disampaikan Ketua PC GP Ansor Brebes Ahmad Munsip usai mendatangi Mapolres Brebes guna mengadukan mengadukan akun facebook milik Mudhofir Wage, Jumat (23/12/2016).

Menurut Munsip, terlapor diduga telah melakukan tindakan penyebar ujaran kebencian (hate speech) dan provokasi kepada tokoh kiyai NU. Ia diadukan dengan dugaan pelanggaran UU ITE.

Mudhofir yang merupakan warga Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Brebes itu diadukan oleh puluhan pemuda yang tergabung dalam forum Angkatan Muda NU Kabupaten Brebes, yang terdiri dari pengurus GP Ansor, Banser dan IPNU Kabupaten Brebes.

Bunyi status penghinaan

Pengaduan tersebut, karena status Mudhofir di akun Facebook (FB) dinilai telah memprovokasi warga Nahdiyin dalam medsos facebook.

Dalam statusnya, tanggal 10 November 2016 ini, Mudhofir menuliskan status bernada hinaan dan pelecehan yang ditujukan kepada Gus Mus (KH Musthofa Bisri) yang notabene tokoh besar NU. Status tersebut bertuliskan, Gus Mus Goblok… dan rangkaian komen yang ditulisnya itu membuat warga NU geram.

Sebab, status tersebut tidak hanya menyangkut nama kiyai ulama tapi juga penghinaan kepada kehormatan organisasi jamaah NU.

“Apa yang disampaikan yang bersangkutan menyinggung perasaan warga NU di Indonesia, tidak hanya yang di Brebes saja. Karena menghina ulama yang merupakan simbol marwah kehormatan organisasi dan ideologi kami,” kata Ketua PC Ansor Kabupaten Brebes, Ahmad Munsip lagi.

“Kami mendesak dia minta maaf secara terbuka di medsos sekaligus juga secara langsung sowan ke Gus Mus,” sambung Iwan Efendi, koordinator FAMNU Brebes.

Menurutnya, sebelum menempuh jalur hukum ini. Pihaknya sudah mengupayakan untuk tabayyun dengan mendatangi langsung ke rumah Mudhofir di Desa Sridadi, Sirampog.

Namun yang bersangkutan diketahui sedang berada di Bekasi. Upaya klarifikasi juga dilakukan dengan cara lain, namun yang bersangkutan terkesan menutup diri dan acuh.

“Kami sudah mengingatkan yang bersangkutan tapi ternyata tidak ada itikad baik, sehingga setelah konsultasi ke pengurus pusat kami mengadukan akun tersebut,” jelas dia.

Saat ini, kasus tersebut dalam penanganan Idik IV Unit Reskrim Polres Brebes. Angkatan Muda NU Brebes mendesak agar kasus tersebut bisa segera dituntaskan guna menghindari amarah warga NU di Indonesia yang merasa dilecehkan. Sehingga tidak sampai pada tindakan anarkhis.

“Saya kira kasus ini juga terjadi di daerah lain, dan semoga tidak terjadi lagi,” tandas dia. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi