BrebesNews.Co 6 December 2016 Read More →

Seminar Guru di Brebes, Prof. Tri Marhaeni : Penelitian Tidak Perlu Muluk-muluk

seminar

Seminar pelatihan penelitian tindakan kelas oleh Prof Dr Tri Marhaeni di PGRI Brebes dalam rangka hari guru ke 71

BREBESNEWS.co -Dosen Pasca Sarjana UNNES Prof Dr Tri Marhaeni Pudji Astuti MHum menegaskan, penelitian pada hakekatnya sangat muda, asalkan ada kemauan yang keras.

Semuanya bisa melakukan penelitian namun tidak bisa rampung karena tidak ada kemauan. Apalagi bagi seorang guru, yang setiap hari menekuni dunia tulis menulis dan menghadapi permasalahan dengan berbagai latar belakang yang bisa dijadikan bahan kajian.

“Kita terlalu manja, sehingga tidak mampu merampungkan jenis penelitian yang kita kaji,” ujar Tri Marhaeni yang juga peraih Doktor Antropologi UGM Yogyakarta 2005 saat menjadi pembicara pada seminar nasional Hari Guru Nasional dan HUT ke-71 PGRI Tingkat Kabupaten Brebes di Gedung Guru Brebes, Sabtu lalu (3/12/2016).

Kata Tri Marhaeni, dalam mengambil obyek penelitian tindkan kelas (PTK) tidak perlu muluk-muluk. Cukup yang dihadapi guru di dalam kelas maupun sekolah. Masalah diangkat langsung dari masalah yang dihayati guru dalam keseharian di kelas.

Bisa juga, masalah yang diteliti merupakan masalah yang paling merisaukan selama guru melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

“Dalam melaksanakan PTK, guru tidak perlu meninggalkan kelas karena dilakukan dimana guru mengajar,”ucap wanita kelahiran Grobogan Jawa Tengah, 9 Juni 1965.

Dalam penelitian, Tri Marhaeni memaparkan, pelaksanaan tindakan hendaknya konsisten dengan rancangan yag telah dibuat. Penting diingat, pelaksanaan PTK dari siklus ke siklus metode, model, strategi, teknik (tindakan ) pembelajaran yang diterapkan harus sama.

“Yang harus diulang dari siklus ke siklus adalah metode pembelajaran yang diterapkan atau tindakan,” tandas Tri yang juga Tim Penilai Angka Kredit Tingkat Nasional untuk Pengawas Sekolah dan Guru sejak tahun 2008.

Lewat PTK, lanjutnya, Out Put yang bisa diambil berupa peningkatan atau perbaikan kinerja guru di sekolah.

Peningkatan atau perbaikan mutu proses pembelajaran di kelas, peningkatan atau perbaikan kualitas penggunaan media, alat bantu belajar, dan sumber belajar.

PTK juga bisa meningkatkan dan memperbaiki prosedur dan alat evaluasi yang digunakan untuk mengukur proses dan hasil belajar siswa serta perbaikan masalah-masalah pendidikan di sekolah.

Ketua Panitia Sri Mulyaningsih melaporkan, seminar yang digelar sebagai upaya peningkatan pemahaman guru untuk membuat PTK atau PTS.

Sebab PTK dan PTS menjadi salah satu persyaratan seorang guru dalam kenaikan pangkat ke IV/c.

Menurutnya, di Brebes, sudah ada 347 guru yang dilatih secara intensif. Pelaksanaan pelatihan tahap pertama berada di Salem, Bumiayu, Tonjong, Ketanggungan dan Losari.

“Untuk pelatihan tahap 2 sebanyak 250 orang guru di Brebes, Wanasari, Losari dan Salem juga mendapatkan pelatihan serupa,” tandasnya. (ILMIE)

Posted in: Pendidikan