Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 1 December 2016 Read More →

Wisatawan Ranto Canyon Asal Temukrep yang Hilang Akhirnya Ditemukan

lina

Jenazah Darlina saat ditemukan oleh Tim SAR dan warga (foto FB Marzuki As Sayidi)

BREBESNEWS.co –Wistawan Korban terseret arus sungai Ranto Canyon Desa Winduasri Salem, Darlina (18) asal Desa Temukerep Kecamatan Larangan Brebes, Minggu (27/11/2016) lalu, akhirnya ditemukan.

Darlina atau yang biasa dipanggil Lina, ditemukan tewas, Rabu sore (30/11/2016) sekira pukul 16.00 WIB di daerah aliran sungai Desa Kadumanis Kecamatan Salem, yang berjarak kurang lebih 15 KM, dari lokasi kejadian terseretnya korban oleh arus sungai Ranto Canyon.

ranto-canyon-brebes

Wisata susur sungai Ranton Canyon, Desa Winduasri Kecamatan Salem

Seperti diinformasikan, Korban Lina bersama 9 temannya yang semuanya dari Cirebon Jawa Barat, berwisata ke Ranto Canyon.

Seperti biasanya wisatawan di Ranto Canyon para wisatawan, akan disuguhi permainan susur sungai sejauh kurang lebih 1,5 KM yang cukup eksotis dan ekstrim.

Hal itu karena wisatawan harus mengikuti aliran air yang cukup deras dan kadang harus terjun dari ketinggian 7 meter ke sungai yang berbatu.

Dalam kronologinya saat menyusuri sungai Ranto Canyon, suasana cuaca tidak begitu baik, dan curah hujan tinggi, hingga arus sungai Ranto Canyon tambah deras.

Oleh pemandu wisata, perjalanan 10 orang yang sedang susur sungai itu, akhirnya dinyatakan berbahaya dan di suruh balik arah, setelah menempuh 400 meter dari awal star lokasi.

Namun naas, saat berbalik arah, Lina yang harusnya berpegang tali para pemandu, terlepas dan hanyut. Mengetahui hal tersbut para pemandu wisata dan wargapun mencarinya, tetapi hari itu juga tidak ketemu.

Setelah sempat dilaporkan, dan Tim SAR Brebes dan Cilacap Bergerak hingga 4 hari pencarian, akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal.

Berdasarkan informasi yang didapat lewat mediasosial, Jenazah Lina setelah ditemukan sempat dibawa di Puskesmas Salem, dan kemudian dibawa langsung ke rumah duka di Desa Temukerep Larangan, untuk dimakamkan. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi