IKLAN CUKAI DINKOMINFOTIK KAB.BREBES
BrebesNews.Co 10 January 2017 Read More →

Depresi Tertekan Ekonomi, Romli Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Ilustrasi

BREBESNEWS.co – Diduga akibat depresi Romli (64) warga RT 03/ RW 03 Dukuh Pakiringan Desa Bantarkawung Kecamatan Bantarkawung nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Romli ditemukan tewas menggantung Selasa pagi (10/1/2017).

Jenazah korban diketahui pertama kali oleh Kholifah (45) adik korban sekira pukul 06.30 WIB di warung chiken yang tak jauh dari rumah korban yakni di RT 01/ RW 03 Dukuh Pakiringan Desa Bantarkawung Kecamatan Bantarkawung.

Berdasarkan penuturan saksi, saat itu dia hendak membangunkan korban yang menginap di warung chiken milik pak Ali warga Bumiayu yang biasa ditinggal pemiliknya. Namun saat memasuki warung tersebut, ia malah menemukan mayat kakaknya sudah menggantung di saka.

“Kakak saya biasanya tidur di warung chiken milik pak Ali dan tadinya saya hendak bangunkan dia. Akan tetapi begitu masuk malah menemukan mayat kakak saya tergantung di blandar warung itu,” tuturnya kepada petugas kepolisian sector Bantarkawung.

Mengetahui kejadian tersebut, dirinya bersama warga yang lain kemudian melaporkan kasus gantung diri itu ke pihak pemerintah desa Bantarkawung dan dilanjutkan ke Mapolsek Bantarkawung.

Tak lama kemudian polisi bersama tim medispun datang dan langsung melakukan olah TKP.

Kapolres Brebes melalui Kapolsek Bantarkawung AKP Wawan Dwi Leksono Ssos didampingi Kanit Reskrim Aiptu Dodik Kristian Pramudio SH mengatakan, dari hasil olah TKP polisi bersama tim medis menyebutkan bahwa korban murni melakukan aksi bunuh diri dengan jalan gantung diri disebuah warung.

“Untuk penyelidikan lebih lanjut kami telah mengamankan barang bukti berupa tali tulub yakni tali yang terbuat dari lilitan kulit waru yang dibuat sendiri oleh korban,” kata Kapolsek Wawan.

Menurutnya, berdasarkan keterangan warga, korban pernah beberapa kali mencoba mengakhiri hidupnya dengan jalan apapun namun selalu gagal.

Diduga kuat korban mengalami depresi hebat, akibat tekanan ekonomi sehingga berakhir dengan gantung diri.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan cepat berputus asa dan selalu mendekatkan diri kepada Alloh SWT. Supaya manakala ditimpa cobaan tidak lantas berbuat nekat untuk mengakhiri hidup dengan jalan bunuh diri,” ujar Kanit Dododik. (DHANI_Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi