IKLAN CUKAI DINKOMINFOTIK KAB.BREBES
BrebesNews.Co 5 January 2017 Read More →

Dipicu Dendam, 2 Remaja Pedagang Pecel Lele jadi Korban Pengeroyokan

Ilustrasi

BREBESNEWS.co – Dua orang remaja atas nama Ade Ariyanto (20) dan Aziz Kristi Mulyo (17), keduanya warga Desa Padasugih Kecamatan Brebes menjadi korban pengroyokan yang dilakukan oleh 3 pelaku yang berinisial AL (25) dan RI (14) dan pelaku satunya dinyatakan buron.

Akibat pengeroyokan tersebut, dua korbannya harus dilarikan ke rumah sakit Brebes, karena mengalami luka pukulan batu di kepalanya.

Kejadian pengeroyokan terjadi di perempatan Kampung Saditan baru Kelurahan Brebes, Selasa (3/1/2017) sore.
Dua dari Tiga pelaku berhasil diamankan oleh Polisi dalam waktu tidak kurang dari 3 jam sejak kejadian.

Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Kasat Reskrim AKP Belnas Palipadang menyampaiakan kronologi kejadian, berawal ketika korban yang sedang memasang tarub untuk dagang pecel lele.

Namun tiba-tiba saja datang dua orang pelaku dengan berboncengan motor menghampiri korban. Para pelaku yang merupakan warga sekitar TKP, sebelumnya sempat bertanya ke korban dengan pertanyaan,

“Kenapa kamu masih berani nongkrong disini ?”

Usai bertanya keduanya selanjutnya pergi.

“Selang sekitar 10 menit para pelaku tersebut kembali dengan membawa satu oran lainnya (DPO) menghampiri korban dan langsung memukul dengan menggunakan bambu dan batu kemudian langsung pergi,” kata Belnas, di ruanagn kerjanya, Kamis (5/1/2017).

Akibat dari pengroyokan tersebut, kata Belnas para korban mengalami luka yang cukup serius dibagian kepala dan harus dirawat dirumah sakit.

“Dari keterangan sementara dari korban Ade Riyanto dirinya dipukul sebanyak 3 kali dibagian kening dengan menggunakan batu. Sedangkan Aziz Kristi Mulyo dipukul dengan menggunakan bambu,” imbuh Belnas.

Sementara itu, satu pelaku yang masih kabur sampai saat ini masih terus di buru oleh petugas yang sudah mengantongi identitasnya.

Ditambahkan oleh Belnas, dari keterangan sementara yang diperoleh, pengroyokan tersebut karena permasalahan yang sudah terjadi sejak lama antara pelaku (DPO) dengan para korban.

“Kedua pelaku untuk sementara sudah kami tahan, sedangkan pelaku utama pemukulan masih dalam pengejaran petugas,” pungkasnya. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal