BrebesNews.Co 23 January 2017 Read More →

Diserang Tikus, Warga Bulusari dan Muspika Bulakamba Adakan Aksi Gropyokan

Saat aksi gropyokan warga Bulusai dan Muspika Bulakamba, Jumat (20/1/2017)

BREBESNEWS.co -Tanaman padi milik sejumlah warga di Desa Bulusari, Kecamatan Bulakamba mulai diserang hama tikus. Hama tersebut menyerang tanaman warga yang masih berusia muda. Jika tidak segera diatasi petani terancam gagal panen dan merugi.

Pemerintah Desa Bulusari bersama unsur Muspika Bulakamba dari Koramil Polsek, Satpol PP, PPL Pertanian setempat melakukan aksi gropyokan tikus, Jumat kemarin (20/1/2017).

“Kami sangat senang dengan kegiatan gropyokkan ini, namun memang sebaiknya diawal masa tanam sehingga bisa antisipasi bukan lagi memerangi,“ ungkap ketua gapoktan Heri Purnomo.

Sementara itu, Kades Bulusari Saefudin Trirosanto mengatakan masa tanam tahun petani diwilayahnya lebih banyak mengalami kendala perawatan tanaman.

Sebab, panas di siang hari dan hujan dimalam hari, juga karena ada serangan hama tikus dan wereng, jika kondisi tersebut dibiarkan, dipastikan serangan akan meluas dan hasil panen waerga akan jatuh.

“Dari laporan warga ada yang sampai 3 kali tanam winih (benih) selalu habis dilumat tikus. Sehingga kalau yang sudah tanam ini tidak diatasi otomatis akan merusak tanaman dan bisa gagal panen,” ucapnya.

“Dari keluhan warga inilah, kami merasa tergerak dan bergotong royong gropyok tikus,” tambah Asep.

Aksi pemburu tikus ini berlangssung dramatis. Baik petani maupun aparat ini bersemangat. Apalagi, setiap tikus yang berhasil ditangkap di area persawahan tersebut mendapat imbalan, satu ekor Rp. 1000,-.

Selain dengan cara manual, aksi berantas tikus itu juga dilakukan dengan menggunakan obat-obatan pestisida, “Berkat kerjasama anggota dan warga, ratusan tikus berhasil mereka tangkap dan dimusnahkan, lanjut Asep.

Danramil 07/Bulakamba Kapten Inf Supardi yang ikut dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa gerakan pemberantasan hama tikus atau gropyok tikus yang dilaksanakan adalah sebuah usaha awal yang berkesinambungan.

“Artinya dilaksanakan secara terus menerus. Sebab hama tikus tidak bisa dibasmi secara tuntas dalam satu hari,” ungkap Danramil. (AFiF.A)

Posted in: Ekonomi & Bisnis