BrebesNews.Co 13 February 2017 Read More →

Sangsi Pidana dan Administrasi Menanti PNS yang Hadiri Kampanye Idjo

Ketua Panwaskab Brebes Kuntoro Tayubi

BREBESNEWS.co – Menyusul ditemukannya kasus oknum PNS yang terlibat di kampanye Pilkada pasangan Idza – Narjo, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Brebes akan segera menindaklanjutinya dengan upaya penyelidikan serta memanggil saksi-saksi yang ada di lapangan

Pemanggilan itu terkait kegiatannya yang ikut terlibat kampanye akbar satu pasangan calon (paslon) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Brebes di Stadion Karangbirahi, Sabtu (11/2/2017) lalu.

Ditemui usai melakukan pertemuan antara anggota Panwas Kabupaten dan pihak kepolisian, Senin (13/2/2017), Ketua Panwaskab Kabupaten Kuntoro menyatakan, pihaknya akan segera menindaklanjutinya.

Oknum PNS yang akan di soal yakni, yang sempat naik panggung pasangan calon Idza-Narjo berinisial MH, eselon IV Kasubag Bagian Hukum dan Perundang-undangan Bagian Hukum Setda Brebes

“Kami punya bukti foto dan video keterlibatan seorang ASN tersebut. Sehingga, dugaan keterlibatannya dalam kampanye itu sangat kuat,” ujar Kuntoro.

Menurutnya, berdasarkan unsur-unsur yang ada, pelanggaran ASN yang terlibat dalam kampanye masuk dalam pelanggaran pidana pemilu.

Hal Itu sesuai dengan pasal 71 Undang Undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota. Beleid berisi ASN tidak boleh terlibat dukung mendukung atau merugikan salah satu calon.

Atas pelanggaran ini, ASN bisa dikenai sanksi denda sebesar 6 juta rupiah dan kurungan selama 1 bulan.

“Pihaknya akan memproses dan jika memang memenuhi unsur akan dilanjutkan ke penyidikan,” kata Kuntoro.

Atas temuan itu, Panwas akan tetap melakukan tindakan. Pertama, dengan melakukan kajian bersama tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) terhadap bukti-bukti tersebut. Selanjutnya, melakukan pemanggilan terhadap oknum ASN itu.

“Kami akan kaji dan segera memanggil oknum ASN itu untuk dimintai klarifikasi oknum tersebut beserta saksi-saksi yang asa,” terangnya.

Sangsi Administrasi

Sementara itu, Kepala Insektorat Kabupaten Brebes Suprapto, SH saat ditemui di ruangannya tidak mau menjelaskan lebihjauh perkara oknum PNS ikut kampanye itu.

Pihaknya hanya menyarankan kalau pihak Panwas segera mengirimkan rekomendasi penyelidikan dan penyidikan yang akan dilakukan untuk segera di kirim kepada pihak ASN pusat dan Provinsi agar bisa di tindaklanjuti, dan diambil tindak sangsi administrasinya.

“Yang jelas, kalau ini dibiarkan, akan bisa merusak citra serta merugikan salah satu Paslon yang diikuti kampanyenya,” ujar Suprapto. (AFiF.A)

Posted in: Politik