BrebesNews.Co 7 March 2017 Read More →

Aniaya Kolega Partainya, Ketua PAC PDIP Wanasari Diancam 2 Tahun Penjara

Suherman saat memberi kesaksian sidang Nuradis Ketau PAC PDIP Wanasari Brebes terkait penganiayaan kolega partainya Kowo

BREBESNEWS.co – Kasus penganiayaan yang dilakukan terdakwa Nuradis alias Radis terhadap korban Bambang Edi Prabowo atau biasa dipanggil Kowo, memasuki sidang ketiga menghadirkan saksi di TKP, yakni Suherman Pengurus Partai DPC PDIP Brebes dan Otong pengurus PAC PDIP Wanasari.

Dalam kesaksiannya, Otong memberikan kesaksiannya kalau terdakwa Radis sejak sebelum di TKP saudah ada konflik dengan Charudin pengurus DPC PDIP Brebes secara pribadi.

“Ketika ada rapat internal DPC PFI-P terkait pengondisian saksi-saksi dari Paslon Idza-Narjo (Idjo) Radis datang dan emosi melemparkankan helm ke arah Charudin. Namun yang kena justru mas Kowo yang saat kejadian tepat disamping Charudin. Akibatnya Kowo mengalami luka dipelipis wajahnya, dan dibawa ke rumah sakit,” jelas Otong pengurus PAC PDIP Wanasari saat memberi kesaksiannya di PN Brebes, Senin (6/3/2017).

Sementara saksi yang lain, Suherman mengatakan, terdakwa Radis memukulkan helm karena tersulut emosinya di sebabkan pengamanan rekomendasi dari DPP PDI-P kepada Paslon No 2 (Idza-Narjo).

“Terdakwa jadi korban elit politik,dimana tersulut emosi saat ada rapat internal. Mereka (terdakwa dan korban) sudah ada perdamaian kedua belah pihak,” jelas Suherman pengurus Bidang Komite Kehutanan dan Lingkungan Hidup DPP PDI Perjuangan Cabang Brebes.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendro Purwoko SH mengatakan pihaknya mengenakan pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman 2 tahun penjara.

“Terdakwa Nuradis di kenakan pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman 2 tahun penjara,”tutup Jaksa Hendro.

Seperti diberitakan, Ketua PAC PDIP Wanasari Nuradis Beberapa bulan lalu, sebelum perhelatan Pilkada Brebes di mulai, dia menghadiri rapat pengurus PDIP di Kantor DPC PDIP Brebes jalan Taman Siswa komplek Stadion Karangbirahi.

Dalam rapat tersebut, oleh sesorang pengurus partai PDIP Charudin, Radis tidak diperbolehkan masuk ruang rapat dengan alasan tertentu.

Karena jengkel dan tersinggung Radis kemudian keluar mengambil helm di motornya yang kemudian bermaksud menghantamnya ke kepala Charudin.

Namun dalam pemukulan helm itu, helm bukam menghantam Charudin malah justru mengenai wajah Edi Prabowo (Kowo) hingga dia mengalami luka serius di wajahnya dan harus di rawat di RS.

Setelah tidak terima dengan perlakuan itu, Kowo kemudian melaporkan pemukulan helm Radis ke kepolisan hingga beproses hukum. (HENDRIK)

Posted in: Hukum