IKLAN CUKAI DINKOMINFOTIK KAB.BREBES
BrebesNews.Co 5 March 2017 Read More →

Desa Penanggapan Terima Bibit Padi MSP dan 10 Ribu Pohon Produktif

Pemberian bibit padi dan pohon produktif kepada warga Penanggapan Kecamatan Banjarharjo oleh Wakil Bupati Narjo (kiri tengah)

BREBESNEWS.co – kelompok tani di Desa Penanggapan Kecamatan Banjarharjo, Jumat (3/3//2017) sore menerima bantuan bibit Padi MSP yang merupakan jenis padi kualitas unggul yang sedang diprogramkan oleh DPP PDI Perjuangan.

Bibit padi MSP tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Brebes Narjo, SH dengan didampingi Ketua PAC PDIP Kecamatan Banjarharjo Didik Tuswandi, serta Kepala Desa Penanggapan.

Selain bibit padi MSP, bantuan 10.000 batang bibit tanaman produktif yang berupa bibit pohon nangka, pohon sengon dan pohon duren juga diberikan kepada warga di desa tersebut.

Wakil Bupati Brebes Narjo, SH mengatakan bantuan bibit Padi yang diberikan ini semuanya Gratis.

“Namun demikian penerima bantuan nantinya harus dapat kembali menyisakan hasil panen nya untuk dibibitkan dan kemudian diberikan kepada petani lain yang belum sempat mendapatkan bibit kali ini,” terang Narjo.

Hal tersebut menurut Narjo agar terjadi pemerataan nantinya, mengingat jenis padi MSP merupakan program nasional yang dijalankan DPD PDI Perjuangan yang muaranya untuk kesejahteraan Masyarakat.

Saat yang sama, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Banjarharjo Didi Tuswandi mengatakan padi jenis MSP sudah banyak ditanam oleh petani, dan sudah dibuktikan bahwa hasilnya bisa melebihi dari jenis padi pada umumnya.

“Oleh karena itu masyarakat tidak perlu khawatir untuk mencoba menanamnya,” ujar Didi Tuswadi.

Sementara untuk 10 ribu bibit tanaman produktif yang ikut diserahkan, kata Didi hal tersebut merupakan bentuk kepedulian PAC kecamatan Banjarharjo terhadap hutan dan lahan gundul yang sering menyebabkan bencana longsor.

“Dengan ditanamnya 10 ribu bibit yang merupakan bantuan pemerintah Kabupaten Brebes dan Kaupaten Kuningan tersebut tidak lagi ada lahan gundul di desa penanggapan Kecamatan Banjarharjo yang dapat berpotensi terjadinya longsor,” tandas Didi. (AFiF.A)