BrebesNews.Co 3 March 2017 Read More →

Di Linggapura, Kades dan Pamong Kisruh Soal SK Pemecatan

Kades Linggapura Kecamatan Tonjong Zaenal asikin saat menunjukan SK pemberhentian perangkat desa (kadus IV)

BREBESNEWS.co – Kepala Desa Linggapura Kecamatan Tonjong Zaenal Asikin, menyoal salah seorang perangkatnya yang tidak aktif tetapi setiap bulan tetap mendapatkan tunjangan melalui kantor Kecamatan Tonjong.

Dirinya mempertanyakan apa landasannya sehingga seorang perangkat yang sudah diberhentikannya pada Juli 2015 lalu, masih menerima TPPAD melalui kantor kecamatan.

Padahal yang bersangkutan sudah bukan lagi perangat sejak turunnya SK pemberhentian itu. Perangkat tersebut adalah Muhammad Kholin yang sebelumnya adalah kaur ekbang kemudian dimutasi menjadi kadus IV dan terakhir diberhentikan oleh kades linggapura.

” Ini bukti SK Pemberhentian perangkat tersebut,” ujar Zaenal Asikin kepada BREBESNEWS.co, di ruang kerjanya , Jumat (3/3/2017) sembari menunjukan SK yang dimaksud.

Menurut Kades, pemberhentian perangkat tersebut lantaran yang bersangkutan sudah tidak mau lagi bekerjasama dengan pemerintah desa. Selain itu juga tidak pernah masuk kerja bahkan mencoba memboikot pemerintahan desa dibawah kepemimpinannya.

“Salah satunya dengan tidak membuat laporan ADD tahap I tahun 2014 kala itu dan menjadi motor penggerak demo,” imbah Kades Asikin.

Asikin menuturkan, selain itu beberapa kali diundang juga tidak pernah datang untuk Klarifikasi.

“Sehingga pada tanggal 13 Juli 2015 lalu, saya selaku kepala desa mengeluarkan SK pemberhentian kepada muh kholin dari jabatannya sebagai kadus IV (empat),” tandas Asikin.

Bantahan kadus

Sementara saat di konfirmasi perihal persoalan tersebut, Muhamad Kholin (perangkat yang dimaksud) membantah bahwa dirinya tidak pernah masuk kerja.

Selama ini dirinya selalu berangkat ke kantor desa setiap hari, hanya saja tiap kali masuk ke kantor desa, dirinya selalu diusir oleh kades melalui perangkat yang lain.

“Sampai saat ini saya selalu mencoba memenuhi tanggungjawab saya untuk menunaikan tugas setiap hari, tetapi apa daya setiap kali berangkat belum ada beberapa lama sudah diusir untuk pergi dari balai desa,” terang Kholin.

Dirinya berpatokan pada hasil laporan pemeriksaan inspektorat tentang permasalahan tata kelola pemerintahan desa di Desa Linggapura perihal SK pemberhentian Mohamad Kholin dari jabatan kadus IV oleh kepala desa.

Dalam laporan tersebut menerangkan bahwa kades harus mencabut SK pemberhentian tersebut karena tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Selama ini saya selalu meminta arahan dari pak camat, trus kepada ke kabag pemdes, assisten 1 setda Brebes dan inspektorat, semuanya mendukung saya sehingga untuk itu saya tetap berangkat kerja meskipun kerap diusir,” imbuhnya.

Terpisah Camat Tonjong melalui kasi pemerintahan kecmatan Tonjong Asno menyatakan, memang SK yang dikeluarkan oleh Kepala Desa Linggapura perihal pemberhentian sdr. Muhamad Kholin dari jabatan kadus IV itu payung hukumnya masih lemah, karena tidak sesuai ketentuan.

Sebuah SK pemberhentian itu harus ada rekomendasi tertulis dari camat dan itu harus merupakan hasil rapat antara kades dengan BPD.

“Namun SK tersebut tidak demikian, sehingga untuk hak dan kewajiban dari sdr Muh Kholin masih tetap ada,” pungkasnya. (DHANI)

Posted in: Pemerintahan