BrebesNews.Co 3 March 2017 Read More →

Juara Silat, Ozan : Ada Rasa Senang dan Tenang Saat Belajar Pencak Silat

Tsani Fauzan Z alias Ozan

BREBESNEWS.co – Bagi Pelajar SMP Negeri 3 Brebes Tsani Fauzan Z, pencak silat bisa membawa perilaku yang lembut dan tenang.

Hal ini dirasakannya, setelah dia merasakan faedah dari berlatih silat sejak duduk dibangku kelas 4 SD dan kini menjadi juara 1 pencak silat Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda dan Olympiade Olahraga Siswa Nasional Kabupaten Brebes 2017.

“Ada rasa senang dan tenang saat belajar pencak silat,” ujar Ozan siswa kelas 8 D ketika ditemui di sekolahnya, Kamis (2/3/2017) kemarin.

Dia menggandrungi pencak silat buat bela diri. Disamping itu dia melihat begitu indah gerakannya seperti menari dan mudah diingat.

“Awalnya, saya ngeliatin latihan silat, ternyata gerakannya halus dan orangnya tenang-tenang,” tutur anak kelahiran Tanggerang Provinsi Banten, 21 Agustus 2002 dengan logat Betawi.

Anak pasangan Sariman-Lia Amelia ini mengaku seneng sendiri mengikuti pencak silat, tanpa disuruh-suruh. Sejak kelas IV SD hingga SMP Kelas 8 D, dia bersemangat berlatih setiap hari Rabu sore.

Saat kelas 4 SD, Ozan rajin berlatih di Padepokan Macan Putih, Tangerang. Kegemarannya di dunia persilatan dia lanjutkan ke perkumpulan silat Indonesia Seni Beladiri (Inseba) Brebes dengan pelatih Zaeni.

Saat tampil diajang Popda dan O2SN, Ozan maju ke gelanggang pertandingan pada kelas G, kelompok 48-51 kilogram. Berkat kegigihannya berlatih dan selalu berdoa, dia mampu merebut emas.

“Tahun 2016, Saya sudah tumbang di tingkat Kecamatan. Namun Alhamdulillah pada Popda tahun ini, ternyata malah juara 1,” ungkap Ozan yang demen sama buah Melon.

Persiapkan Popda Propinsi

Pemilik sabuk kuning ini, untuk memantapkan persiapan pertandingan tingkat Provinsi Ozan tidak absen berlatih di sekolah setiap Rabu, dan di rumahnya di jalan Cipto Mangun Kusumo Kelurahan Gandasuli Brebes.

Sembari menghafal gerakan silat, Ozan kadang bermain gitar dan mencari burung di sawah dan pekarangan. Dalam benaknya tersimpan kemauan yang keras untuk mewujudkan cita-citanya sebagai pesilat internasional.

“Silatkan seni bela diri asli Indonesia, masa saya gak bisa jadi atlet Internasional,” tekadnya penuh semangat.

Dia melihat, perguruan dan padepokan silat Brebes sudah banyak. Terbukti, kesenangannya berlatih silat sejak di Tangerang bisa dilanjutkan di Brebes.

“Saya terus memperkaya gaya guntingan dan sapuan agar kelak bisa menjuarai di tingkat Provinsi,” ungkapnya.

Di dampingi pembina ekstrakurikuler Pencak Silat Waskuri SPd, Dia tengah memperbanyak latihan seperti lari setiap sore, pus up, menghafal berbagai gerakan dan jurus serta menjaga pola makanan.

“Saya optimis bisa meraih emas lagi, di Provinsi,” pungkas pemilik berat badan 50,84 kilogram.

Kepala SMPN 3 Brebes Murtado akan memberikan reward bagi siswa maupun guru yang berprestasi. Termasuk menyediakan berbagai sarana dan prasarana pendukung demi suksesnya siswa maupun guru untuk mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Brebes pada umumnya.

“Sudah menjadi program sekolah, siapapun yang mampu mendulang prestasi akan kami beri reward,” tambahnya. (ILMIE).

Posted in: Olahraga