IKLAN CUKAI DINKOMINFOTIK KAB.BREBES
BrebesNews.Co 7 March 2017 Read More →

Mahalnya Peralatan, jadikan Olah Raga Panahan Kurang Diminati

Anugrah Saputra, atlet panahan SMAN 2 Brebes

BREBESNEWS.co -Untuk mencari bibit unggul sebagai jawara atlit panahan alias ‘Arjuna’ di Kabupaten Brebes masih sangat sulit.

Terbukti, ketika pertandingan panahan di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Brebes hanya beberapa gelintir saja yang turun lapangan. Lambannya olahraga panahan, selain kurangnya pembinaan juga akibat mahalnya peralatan olahraga tersebut.

Untunglah, di Kabupaten Brebes ada siswa SMA Negeri 2 Brebes, Anugrah Saputra yang mau bergelut dengan olah raga panahan. Dari olahraga panahan inilah, ia bisa meraih juara 1 pada ajang Popda 2017.

“Alhamdulillah, saya bisa juara 1 popda kategori 30 meter dari 3 peserta,” tutur Anugrah saat berbincang di SMA 2 Brebes, Selasa (7/3/2017).

Siswa kelas X IPA 4 ini, saban hari berlatih panahan di dua tempat yakni di SMA N 2 Brebes dan MAN 1 Brebes selepas sekolah. Kecuali hari Senin dan Kamis, Anugrah berlatih basket.

“Hari minggu, saya juga berlatih panahan setiap pagi hingga siang hari,” tuturnya.

Anugrah mengaku baru tahun ini ada pertandingan panahan di Popda Brebes. Padahal, sejak SMP sudah bisa panahan karena diajari oleh Tarsono yang juga ayahnya sendiri. Namun karena tidak ada event di Brebes, penggemar Bakso ini sering diajak ayahnya melihat pertandingan panahan di luar daerah.

“Tahun lalu saya mengikuti Bandung Open diperingkat 26 dari 400 peserta dan Kejurnas di Ragunan peringkat 24 dari 300 peserta,” ungkap lelaki kelahiran Brebes 30 Oktober 2001.

Menurut Anugrah, dalam memainkan panahan harus memiliki konsentrasi yang penuh atau focus. Selain itu stamina, tarikan dan bidikan harus tepat.

“Tidak bisa bertanding panahan sambil guyon, harus konsenstrasi,” ungkapnya.

Mahalnya perlatan panahan

Sebagai generasi muda, Anugrah pengin di Brebes ada sarana khusus panahan berupa lapangan sekaligus papan target, busur dan sebagainya yang tersedia dengan cuma-cuma. Dia memandang peralatan olahraga panahan masih relative mahal.

“Untuk busur dan mata panah, satu set termurah minimal Rp 3 juta, jadi banyak siswa yang tidak kuat membeli sementara di sekolahan juga tidak ada,” ujar anak pasangan dari Tarsono dan Priyanti penuh harap.

Anugrah kini tengah mempersiapkan diri untuk membawa nama baik Brebes di ajang Popda Jateng. Segala daya upaya dia kerahkan untuk menjadi yang terbaik.

Selain di Popda, Anugrah kini tengah mempersiapkan Kejurnas panahan di Yogyakarta yang akan di gelar pada 24-26 Maret mendatang.

“Saya mohon doa restu, biar Arjuna Brebes menjadi yang terbaik,” pintanya mengakhiri perbincangan. (ILMIE)

Posted in: Olahraga