BrebesNews.Co 2 March 2017 Read More →

Rijalul Ansor, Upaya Pemuda Ansor Ketanggungan Makmurkan Masjid

Rijalul Ansor atau konsep pengajian keliling yang diadakan Pemuda Ansor Ketanggungan dari masjid ke masjid di sekitarnya

BREBESNEWS.co -Jamiyah Rijalul Ansor PAC Ansor Kecamatan Ketanggungan Brebes diyakini mampu mengajak generasi muda mencintai masjid.

Hal tersebut terbukti, para pemuda sekitar masjid turut memakmurkan masjid setelah tergabung dalam kegiatan Rijalul Ansor yang digelar secara rutin berkeliling dari masjid ke masjid.

“Alhamdulillah, dengan Jamiyah Keliling Rijalul Ansor Masjid makin makmur dan pemuda semakin mencintai masjidnya,” ujar Ketua PAC Ansor Ketanggungan Arif Rahman, saat di sela kegiatan di Masjid jami Miftahul Jannah desa Kubangwungu, Ketanggungan, Selasa (28/2/2017).

Dengan berkeliling dari masjid ke masjid, lanjut Arif, mampu menggerakan semangat anak-anak muda makin memakmurkan Masjid. Disamping itu, sekaligus mengajak para remaja di lingkungan masjid bergabung ke Ansor.

Lewat Jamiyah Rijalul Ansor juga untuk mensosialisasikan kalau Ansor itu wadah yang tepat untuk menyalurkan kreatifitas generasi muda Indonesia.

Ansor juga menjadi tempat berjuang menegakan NKRI dengan syiar Agama Islam yang Ahlusunah wal Jamaah.
Dalam kesempatan tersebut, dibahas persiapan pelantikan pengurus PAC Ansor Ketanggungan Masa Khidmat 2017-2019.

Direncanakan, lanjut Arif, pelantikan akan digelar pada 28 Maret 2017 di desa Kubangsari, Kec Ketanggungan.
Ansor Perlu Kuasai TI

Katib Suriyah MWC NU Ketanggungan KH Akhmad Syaikhu dalam mauidlatul khasanahnya menyampaikan pesan agar Ansor tetap semangat mengawal para Ulama NU.

Maraknya kampanye radikalisme lewat internet yang berusaha merongrong Aswaja An-Nahdliyah dan kedaulatan NKRI harus disikapi dengan bijak.

Sikap tersebut, kata Kiai Syaikhu, Ansor harus pula menguasai teknologi informasi atau TI. Dengan menguasai internet, penyebaran Mereka yang sudah sangat masif di dunia maya bisa dilawan.

“Tidak sedikit anak-anak muda yang sudah tercuci otaknya, akibatnya dengan pemahaman agama yang masih awam maka gampang terjerumus kedalam aliran radikal,” ungkas Kiai Syaikhu. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi