BrebesNews.Co 9 March 2017 Read More →

Tangkal Berita Hoax, Pemkab Brebes Sebar Selebaran Anti Hoax

Kegiatan sosialisasi anti berita hoax oleh Dinas Kominfotik Kabupaten Brebes dengan selebaran yang diukasihkan pada masyarakat

BREBESNEWS.co – Berita hoax atau berita bohong yang disebarkan orang bertanggungjawab di media social (medsos) kini mulai banyak memakan korban.

Di Brebes bahkan tidak lama ini, seorang tuna wisma, bernama Toyo asal Kabupaten Kuningan Jawa Bart, terpaksa dirawat intensif di RSUD Brebes setelah dianiaya warga Tegalreja Kecamatan Banjarharjo, akibat di curigai sebagai penculik anak.

Mengantisipasi kejadian yang lebih banyak lagi terhadap akibat berita hoax ini,  Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Dinkominfotik), Kamis siang (9/3/2017) mengadakan sosialisasi bahaya berita hoax dengan memberi selebaran ke masyarakat di beberapa tempat di Kecamatan Brebes.

Penyebaran selebaran dengan bunyi waspada terhadap berita hoax, di awali dari depan kantor Dinkominfotikdepan atdion Karangbirahi ke selatan Desa Padasugih hingga ke Desa Wangandalem.

Selanjutnya selebaran di bagikan di depan pasar Induk Brebes dan alun-alun Brebes.

Plt kepala Dinkominfotik Kabupaten Brebes Mayang Sri Herbimo, melalui Kasi Pemberitaan Lusiana Indira Isni menuturkan, kegiatan sosialisasi penyebaran brosur anti hoax dimaksudkan untuk memberi edukasi, serta kewaspadaan terhadap masyarakat, agar tidak terpancing dengan berita yang menyesatkan, yang menimbulkan korban penganiayaan terhadap orang yang dianggap mencurigakan.

“Kalau berita hoax ini dibiarkan, akan banyak korban-korban tak berdosa yang mengakibatkan penganiayaan,” ujar Lusi.

Lusi berharap, dengan adanya sosialisasi penyebaran brosur anti hoax ini, bisa meminimalisir atau bahkan meredakan kecurigaan masyarakat Brebes terhadap berita yang tidak jelas sumbernya.

“Mudah-mudahan warga semakin sadar dan tidak akan main hakim sendiri bila melihat para tuna wisma yang di curigai sebagi penculik,” tandas Lusi.

Dalam selebaran anti hoax yang disebar, tertera tulisan agar warga bila menemui orang yang mencurigakan bisa kontak ke pihak kepolisian ataupun ‘Sambu’ atau Sambat Maring Bupati dengan nomor kontak 0816 – 4885 -500 (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi