IKLAN CUKAI DINKOMINFOTIK KAB.BREBES
BrebesNews.Co 4 April 2017 Read More →

Lantas Brebes Adakan Simulasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan

Simulasi penanganan pada korban kecelakaan lalu lintas di area bleck spot (daerah rawan kecelakaan) Cimohong Bulakamba

BREBESNEWS.co – Adanya beberapa kejadian kecelakaan yang mengakibatkan korban luka berat tidak segera mendapat penanganan awal sehingga terjadi fatalitas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Satlantas Polres Brebes, Selasa pagi (4/4/2017) gelar simulasi Penanganan Pertama Gawat Darurat (PPGD) korban kecelakaan lalulintas.

Kegiatan PPGD ini digelar di Kawasan Black Spot (daerah rawan kecelakaan) yang berada di Pos Polantas jalur pantura Desa Cimohong Kecamatan Bulakamba.

Dalam sambutannya, Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Kasat Lantas Akp Arfa Zulkan Siapayung menyampaikan pembekalan PPGD korban kecelakaan lalulintas sengaja digelar di kawasan Black Spot.

“Tujuannya untuk memberikan pembelajaran bagaimana cara memberikan pertolongan pertama gawat darurat korban kecelakaan lalulintas kepada anggotanya serta pada masyarakat,” ujar Arfan.

Dijelasakan Kasat Lantas, berdasarkan data kecelakaan khususnya di wilayah black spot yang berada di Cimohong dari tahun 2015 sampai tahun 2016 menunjukkan angka yang cukup tinggi.

Dengan total kejadian sebanyak 15 kali yang mengakibatkan 23 orang mengalami luka-luka dan sebanyak 6 orang meninggal dunia.

“Oleh karena itu, melalui kerjasama dengan pihak Rumah Sakit Bhakti Asih, Jasa Raharja serta forum Lalulintas lainnya kami tergerak untuk memberikan pembekalan PPGD korban kecelakaan khususnya di wilayah Black spot Cimohong ini,” tandas Kasat Lantas.

Sementara itu, Direktur RS Bhakti Asih Dokter Asmi, mengatakan ada beberapa tindakan yang perlu di ketahui dalam tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan, antaranya, jangan panic, hindarkan korban dari kecelakaan berikutnya serta perhatikan pernafasan dan denyut jantung korban.

“Bila pernafasan penderita berhenti segera kerjakan pernafasan bantuan, seperti menekan bagian dada korban,” ucap Azmi.

Dalam simulasi ini juga, masyarakat ataupun petugas lalulintas di suguhi bagaimana menangani korban kecalakaan yang mengalami pendarahan, agar tidak dalam menangani tidak berbuat salah hingga berakibat fatal dengan meninggalnya korban.

“Bila menemui korban kecelakaan, masyarakat diharapkan cepat-cepat menghubungi pihak rumah sakit terdekat,” ujar Azmi. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi