IKLAN CUKAI DINKOMINFOTIK KAB.BREBES
BrebesNews.Co 13 April 2017 Read More →

Mangrove Pandansari jadi 3 Tempat Wisata Unggulan Brebes

Gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona di Daya Tarik Wisata (DTW) Mangrove Sari di Dukuh Pandansari, Kaliwlingi Brebes

BREBESNEWS.co -Keelokan alam Brebes, menjadikan Brebes bagai ’gadis wisata’. Tubuhnya begitu indah dengan kontur geografis Kabupaten Brebes yang meliputi dataran pegunungan, lembah hingga pantai dan laut, memiliki potensi pariwisata yang luar biasa.

Boleh dibilang, Golden Triangle Tourism Of Brebes atau Segitiga Emas Pariwisata Brebes.

Tiga wisata unggulan tersebut didukung oleh beberapa daya tarik wisata, baik berupa wisata alam, budaya maupun wisata buatan. “Benar-benar bagai gadis wisata yang indah mempesona,” ujar Wakil Bupati Brebes Narjo SH saat sambutan gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona di Daya Tarik Wisata (DTW) Mangrove Sari di Dukuh Pandansari, Kaliwlingi Brebes, Rabu (12/4).

Tiga destinasi wisata unggulan tersebut, kata Narjo, meliputi dtw Mangrovesari di wilayah utara masuk Kecamatan Brebes, dtw Ranto Canyon di wilayah tengah, masuk Kecamatan Salem dan dtw Agrowisata Kaligua di wilayah selatan masuk Kexamatan Paguyangan.

Pemkab Brebes sejak 2016 telah mencanangkan tahun revitalisasi Pariwisata Brebes.

“Dari terobosan tersebut, yang dulunya hanya 10 Daya Tarik Wisata 10 lokasi kini menjadi lebih dari 20 DTW,” terangnya bangga.

Meski demikian, masih banyak lagi pengembangan perpaduan wisata alam dan budaya, yakni yang ada di kampung Jalawastu, Desa Ciseureuh, Kecamatan Ketanggungan.

Wisata mangrove, pulau pasir dan wisata edukasi di Pandansari ini semakin menarik karena ada pengelolaan yang melibatkan masyarakat setempat.

Mulanya, akibat imbas dari bencana abrasi pantai, menjadikan lebih dari 1.000 hektar tambak hilang.

Dari dorongan dan kroyokan seluruh elemen seperti pariwisata, kelautan dan perikanan, lingkungan hidup, kehutanan, pekerjaan umum dan instansi lainnya saat ini telah terwujud kawasan wisata unggulan yang memiliki daya tarik wisata tersendiri.

Hanya dalam hitungan bulan daya tarik wisata mangrovesari telah menarik banyak minat pengunjung dari beberapa daerah lokal Brebes maupun dari daerah sekitar, seperti Tegal, Pemalang, Slawi, Cirebon Kuningan dan sekitarnya.

“Bahkan dari kota besar seperti Jakarta Bandung Yogya Semarang banyak yang sudah menikmati eksotisme indahnya panorama hutan mangrove Pandansari,” pungkasnya.

Didukung keramahtamahan

Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Pariwisata RI Dra Oneng Setya Harini MM, yang turut hadir diacara tersebut berpesan, agar Pariwisata dijadikan industri keramahtamahan.

Se-elok dan seindah apapun tempat wisata, kalau penduduk setempat dan pengelola serta unsur lainnya tidak mendukung keramahtamahan, maka wisatawan akan enggan datang.

“Dukungan soliditas, sinergitas dan smart harus dikokohkan dalam pengelolaannya,” tandas Oneng.

Dalam kesempatan tersebut, diberikan bantuan 10 unit alat-alat kebersihan dan bangku peristirahan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan Kabupaten Brebes. Bantuan diberikan wakil Bupati Brebes kepada Kepala Desa Kaliwlingi.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Komisi X DPR RI Drs Abdul Fikri Faqih MM, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kabupaten Brebes, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BP2D) Kabupten Bebes, Kelompok Sadar Wisata Mangrovesari, Pengelola DTW dari beberapa Wilayah di Kab Brebes dan undangan lainnya. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi