BrebesNews.Co 19 May 2017 Read More →

Pelantikan 202 Perangat Desa di Jatibarang : Diwanti-wanti tidak Lakukan Pungli

Pengukuhan 202 perangkat desa di Kecamatan Jatibarang

BREBESNEWS.co -202 Perangkat Desa dikukuhkan oleh kepala Desa masing-masing secara serentak di aula Kecamatan Jatibarang Brebes.

Mereka diambil sumpahnya untuk memenuhi persyaratan yang tertera pada peraturan daerah nomor 07 tahun 2016 tentang pedoman organisasi dan tata kerja pemerintahan desa.

Yang tidak kalah penting, para perangkat desa sepakat untuk menandatangani pakta integritas agar tidak bertindak korup dalam menjalankan tugasnya.

“Sesuai dengan peraturan daerah, perangkat desa wajib mengangkat sumpah di hadapan pejabat terkait sebelum melaksanakan tugasnya,” ujar Kabag Pemdes Setda Brebes Amrin Alfi Umar di sela upacara pengambilan sumpah dan pengukuhan perubahan nomenklatur/penyebutan jabatan perangkat desa di Aula Kecamatan Jatibarang, Kamis (18/5/2017).

Pengukuhan, kata Amrin, diikuti 202 perangkat desa 183 perangkat yang sudah lama dan 19 orang perangkat hasil rekrutmen pengisian tahun 2016 dari 22 desa yang ada di Kecamatan Jatibarang.

Pengukuhan disaksikan Staf Ahli Bupati bidang pemerintahan Mayang Sri Herbimo, plt Camat Jatibarang Subagyo dan pejabat lainnya.

Mewakili Bupati Brebes Idza Priyanti, dalam sambutannya Mayang Sri Herbimo mewanti-wanti para Kepala Desa maupun perangkat desa tidak melakukan pungutan liar (pungli). Sebab, pengawasan masyarakat sudah sangat canggih dengan adanya perangkat teknologi informasi.

“Sebelum kita diawasi, lebih baik mengawasi diri sendiri atau pengawasan melekat dalam diri,” kata Mayang.

Untuk itu, kata Mayang, bekerjalah dengan baik dan benar. Bekerja sesuai dengan rel yang benar sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Mayang juga menghimbau kepada seluruh perangkat desa agar menguasai teknologi dan informasi.

Era sekarang berbagai laporan maupun pekerjaan sudah didukung oleh piranti computer dengan jaringan internet.Termasuk tersedia hape android, akan membantu dalam pelaksanaan pekerjaan.

“Saya yakin, para perangkat sudah memiliki hape android yang bisa berkoneksi dengan internet, dan aharus dimanfaatkan untuk komunikasi antar perangkat lainnya,” ajak Mayang. (ILMIE)

Posted in: Pemerintahan