BrebesNews.Co 30 May 2017 Read More →

Produktifitas Panen Bawang Turun, Petani Adukan ke Komisi 4 DPR-RI

Kunjungan komisi 4 DPR-RI ke Brebes tinjau pasokan bawang merah

BREBESNEWS.co – Komis 4 DPR-RI menjamin pasokan Bawang Merah dari Brebes dan berbagai daerah lain aman di Ramadhan hingga lebaran mendatang.

Pihaknya akan terus melakukan pemantauan baik distribusi, stabilitas harga maupun ketersediaan bibit untuk musim tanam masa mendatang.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi 4 DPR RI Daniel Johan, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Selasa (30/5/2017).

Daniel yang juga politisi dari PKB ini tersebut menjamin stok bawang merah terpenuhi sampai Lebaran. Bahkan Bulog telah men-stok 60 ton yang nantinya akan di kirim ke operasi pasar di Jakarta agar harga bawang stabil.

Pemantauan, kata Daniel, akan tentu dilakukan setiap hari dengan melihat data pasar yang ada bahkan sekarang telah berkembang lewat Informasi dan Teknologi (IT).

Suplay produks, saat ini di Brebes sangat baik begitupun dengan pendistribusiannya karena sudah berpengalaman puluhan tahun.

“Yang jelas, kalau petani tidak mengalami kerugian dengan BEP Rp 23 ribu perkilogram bawang kering, tinggal memastikan harga konsumen tidak terlalu tinggi,” tandasnya.

Dari berbagai keluhan yang disampaikan oleh petani, kata Daniel, Petani Brebes produktivitas hasil bawangnya menurun.
Normalnya 12 ton perhektar, namun saat ini menjadi 7 ton per hektar. Artinya ada masalah penurunan 5 ton akibat permasalahan pengairan.

“Kami mendesak pemerintah pusat mencari solusi dengan membuatkan bendungan karet untuk memenuhi kebutuhan air,” desaknya.

Kondisi produktifitas sangat mempengaruhi harga karena ada penyusutan 30 persen ketika disimpan. Bila tidak terpenuhi target 12 ton per hektar, bisa saja terjadi permainan impor bawang.

“Ini yang mesti mendapatkan pengawasan ketat dari berbagai pihak, terutama Dewan,” ungkitnya.

Hal senada juga diungkapkan anggota komisi 4 Nasith Umar juga mendesak kepada pemerintah pusat agar permasalahan pengairan di Kabupaten Brebes mendapat perioritas. Permasalahan yang terjadi sekarang, ketika musim penghujan air menenggelamkan bawang karena laut sudah tidak sanggup menampunya. Sementara pada musim kemarau, tidak ada air.

“Nah, disin perlu ada konstruksi khusus dengan dibuatkan bendungan karet. Namun demikian, perlu biaya besar dan saluran pendukungnya juga harus ada,” ucap Nasith yang juga politikus Demokrat.

Diharapkan dengan meningkatkan hasil, masyarakat petani akan untung. Buatlah proposal dengan anggaran dan design yang benar untuk diajukan ke PU dengan tembusan ke SDA.

“Karena ini menelan dana besar maka dengan dana pusat lah untuk mewujudkannya,” pungkasnya.

Kunjungan kerja DPR RI Komisi 4 ke Brebes di temui Kepala Dinas Pertanian Dan Tanaman Pangan Kabupaten Brebes Budiarso. Mereka bertemu dengan Gapoktan Sumber Risqi Desa Dumeling Kecamatan Wanasari Brebes. Para petani langsung mengajukan berbagai pertanyaan terkait problematika yang dihadapi petani bawang merah di Brebes. (ILMIE)

Posted in: Ekonomi & Bisnis