BrebesNews.Co 3 May 2017 Read More →

Warga Bangsri Desak Pemda Tutup Perusahaan Penghasil Ayam Pokpand

Warga Bangsri Kecaamatan Bulakamba saat memberi statment terhadap perusahaan PT Cahroen Pokphan yang keberadaanya meresahkan warga

BREBESNEWS.co- Ratusan warga Desa Bangsri Kecamatan Bulakamba Brebes, melakukan demo minta Pemda tutup PT Charoen Pokpand, karena dinilai merusak lingkungan dan menyebabkan polusi udara.

Aksi demo ketiga kalinya ini juga belum mendapat respon dari pihak perusahaan penghasil daging ayam pedaging tersebut.

“Ini kali ketiga kami demo ke Pokpand tapi tidak ada solusi. Kami sudah melakukan mediasi di tingkat desa dan kecamatan hingga ke Kantor DPRD,” jelas Samiaji koordinator demo saat diwawancara, Selasa (2/5/2017)

Mereka beralasan bahwa pengolahan perusahaan menimbulkan bau tidak sedap, air tercemar dan memicu penyakit infeksi pernafasan atas atau ispa. Selain itu akibat bangunan pabrik juga kerap mengakibatkan terjadinya banjir di sekitar lokasi pabrik.

“Kami setiap hari harus menghirup udara tak sedap, Air sungai tercemar, sementara perizinan masih dalam proses padahal sudah beroperasional 7 tahun.”Terang Samiaji.

Sementara itu, kuasa hukum warga Bnagsri, Bahrain SH menegaskan Pihak Pemda segera menindaklanjuti keluhan warga Bangsri. Hal ini, karena PT Pokpand tidak mengantongi izin Pengolahan Air Limbah (PAL) dan pengolahan perusahaan menyebabkan polusi udara.

“Pokpand jelas-jelas telah merusak lingkungan dan menimbulkan penyakit di masyarakat,kalau bisa ditutup.Apapun hasil analisa Pemda yang pro rakyat kita dukung.Jika tidak,Kami akan melakukan upaya hukum”aku Bahrain SH kesejumlah Wartawan.

Menanggapi hal itu,perwakilan PT Pokpand mengatakan Pihaknya bertanggung jawab atas semua keluhan masyarakat Bangsri.

“Kalau pemda minta perbaikan maka kita melakukan perbaikan. Dalam waktu dekat pihak pemda akan meninjau lokasi bersama. Apapun permasalahanya kita berusaha menindaklanjut,” terang Winpi.S.Pane usai melakukan audiensi dengan warga Bangsri di Sekertariat DPRD Brebes. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi