BrebesNews.Co 4 July 2017 Read More →

Ada 38 Investor ke Brebes, Idza Sarankan Warga Jangan Ikut Urbanisasi

Bupati Brebes Idza Priyanti (mengenakan kerudung merah) saat acara halal bi halal di halaman kantor Sekertariat Bupati kepada para karyawan Pemda Brebes

BREBESNEWS.co – Bupati Brebes Idza Priyanti menyarankan kepada warganya untuk tidak ikut-ikutan urbanisasi ke Jakarta bila tidak memiliki bekal ketrampilan yang cukup.

Pasalnya, mengadu nasib ke Ibu Kota tidak segampang seperti yang dibayangkan dalam angan-angannya. Lebih baik bekerja di daerah sendiri dengan turut serta membangun masyarakat.

“Gak usah ikut-ikutan ke Jakarta, bila tidak memiliki bekal ketrampilan yang cukup,” kata Idza Priyanti sebagaimana disampaikan kepada awak media, saat sidak hari pertama PNS masuk usai labaran di kantor Dinas Pekerjaan dan Industri Brebes, Senin (3/7/2017).

Lebih jauh Idza menjelaskan, di Brebes telah disediakan 10 ribu hektar untuk lahan industry dan sudah ada 38 investor yang tengah menyelesaikan pengurusan perizinannya.

“Kabupaten Brebes pro investasi, jadi akan ada pergerakan perkembangan ekonomi yang signifikan,” tandasnya.

Sebagai pimpinan daerah, dirinya bertekad memperhatikan berbagai peluang usaha untuk warganya. Termasuk pembangunan infrastruktur jalan yang terus diselesaikan hingga tahun kelima.

“Tahun kelima ini, Insya Allah infrastruktur jalan di Brebes bisa rampung dan akan dilanjutkan dengan periode II dengan pembangunan yang seimbang antara pembangunan jasmani dan rohani,” terangnya.

Kepala Dinas perdagangan dan Industri Kabupaten Brebes Zaenudin juga menghimbau para pencari kerja terutama anak-anak yang baru lulus SMA agar mencari kerja di Brebes saja.

“Contoh di pabrik Adidas saja masih membutuhkan paling tidak 6000 tenaga kerja,” ujarnya dengan didampingi para Kabid, Kasi dan stafnya usai menerima kunjungan sdiak Bupati.

“Di Pabrik sepatu Adidas ini gaji karyawan sudah UMR juga menerapkan upah kerja lembu. Untuk masalah gaji dihitung – hitung sama dengan di luar daerah,” imbuh Zaenudin.

Kalau di luar atau di Jakarta, gaji UMR nya besar tapi pengeluarannya juga besar, jadi kalau diperbandingkan sama saja bila warga kerja di daearah sendiri,” pungkasnya. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi