BrebesNews.Co 18 July 2017 Read More →

Akhirnya, 4 Penganiaya Diduga Orang Gila di Banjarharjo Dihukum 8 dan 5 Bulan

Korban yang diduga penculik dan menyamar sebagai orang gila saat di beri pertolongan usai dianiaya oleh pihak kepolisan sektor Banjarharjo.( Foto dok. Tribratanewspolresbrebes.com)

BREBESNEWS.co – Sidang vonis penganiayaan orang gila di daerah Banjarharjo akhir selesai. Pengadilan Negeri Brebes akhirnya menjatuhkan hukuman masing-masing 8 dan 5 bulan penjara.

Berawal marak isu penculikan anak yang dilakukan diduga orang gila. Hal tersebut berimbas kepada tindakan berlebihan 4 warga Tegalreja Kecamatan Banjarharjo.

Pengeroyokan dilakukan kepada seorang tuna wisma di Desa Tegalrejo Kecamatan Banjarharjo, akibat termakan berita hoax tentang penculikan.

“Dinyatakan bersalah secara sah dan menyakinkan Ke 4 orang terdakwa, Santono bin Handono (26),dan Ganang(22) divonis 8 bulan. Sementara Juwita bin Kais (53) dan Tarjo bin Dayani (51)divonis 5 bulan penjara.Ke-empatnya merupakan warga Desa Tegalreja Kecamatan Banjarharjo,” jelas Tri Mulyanto SH saat sidang putusan di PN Brebes, Selasa (18/7/2017).

Tri menjelaskan hal-hal yang meringankan Ke- empat terdakwa mengakui kesalahan dan tulang punggung keluarga.

“Mereka dikenakan pasal penganiayaan yakni pasal 170 ayat 2 KUHP, dengan korbannya Oyo Mulya (39) warga Dukuh Pahing Desa Citiu Kecamatan Garawangi Kabupaten Kuningan. Korban dinyatakan sebagai orang yang mengalami hilang ingatan.vonis lebih ringan dari tuntutan jaksa”Tandas Tri.

Sebelumnya kronologi peristiwanya, saat itu, hari Selasa (7/3/2017) atau 5 hari lalu, korban yang berpakaian kumal melintas daerah Tegalreja seperti seorang kebingungan.

Oleh warga setempat, yang terdiri dari 4 tersangka ini, karena tengah beredarnya berita hoax tentang penculikan di medsos, dengan pelaku menyamar seperti orang gila, kemudian menyergap dan memukuli korban, serta menyeretnya layaknya seperti binatang buruan.

“Korban yang terluka di bagian kepala dan kakinya usai di pukuli, oleh pamong beserta warga setempat kemudian di bawa ke rumah sakit terdekat RS Dera Asyifa Banjarharjo,” kata sumber tersebut.

“Setelah dinyatakan lukanya agak berat, korbanpun di rujuk ke RSUD Brebes untuk di lakukan perawatan intensif,” lanjut sumber tersebut.

Sementara JPU Hendro Purwoko SH mengatakan pihaknya menerima putusan hakim meski lebih ringan dari tuntutan.

“Kita menerima putusan majelis hakim berdasarkan pertimbangan,” ujar Hendro. (HENDRIK)

Posted in: Hukum