BrebesNews.Co 26 July 2017 Read More →

Data SIPBM, Anak Putus Sekolah di Brebes Masih Tinggi

Ilustrasi

BREBESNEWS.co-Masih tingginya angka anak tidak sekolah usia 7-18 tahun menjadikan salah satu faktor rendahnya Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Brebes.

Dan ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama untuk bersama-sama mengembalikan anak-anak yang tidak sekolah tersebut baik di sekolah formal maupun non formal.

Hal ini disampaikan oleh Drs. Khaerul Abidin,menjelaskan selaku kepala bidang pemerintahan dan sosial budaya (Pemsosbud) Baperlitbangda Kabupaten Brebes, disela-sela pembukaan Lokakarya Perencanaan Pendidikan Berbasis Data, Senin lalu (24/7/2017) di Desa Cenang Kecamatan Songgom.

Khaerul menambahkan untuk data anak tidak sekolah hasil pendataan Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM) yang berada di 4 Desa pilot project ada sejumlah 840 anak putus sekolah.

Dengan rincian Desa Cenang Kecamatan Songgom Sebanyak 474 anak, Desa Parereja Kecamatan Banjarharjo sebanyak 236 anak, Desa Kaligiri Kecamatan Sirampog sebanyak 68 anak dan Desa Purwodadi sebanyak 62 anak,” Ujarnya.

Untuk mengembalikan anak tidak sekolah di 4 Desa tersebut serta 12 Desa SIPBM yang berada di Kecamatan Paguyangan yang saat ini masih dalam tahap pengentryan data.

Pengembalian anak sekolah

Pemsosbud bekerjasama dengan Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Kabupaten membentuk tim Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) yang diketuai oleh Mu’minah yang juga sebagai ketua Fatayat NU.

“Tahun ini rencana Pemerintah Kabupaten berupaya mengembalikan 1000 anak untuk bersekolah. Untuk mendapatkan anak-anak tersebut maka diadakan Lokakarya atau FGD Perencanaan Pendidikan Berbasis Data di tingkat Desa.

Hali ini untuk memetakan permasalahan serta mendapatkan mininal 50 anak yang mau kembali bersekolah. Dan goal dari lokakarya ini adalah hasilnya bisa masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

Sementara itu Kepala Desa Cenang, Imam Rifai mengatakan bahwa Desa Cenang sudah dibentuk FMPP tingkat Desa tahun 2016, dimana FMPP Desa Cenang juga sudah mengembalikan beberapa anak untuk bersekolah.

“FMPP Desa Cenang tahun 2016 telah berhasil mengembalikan 5 anak ke sekolah yaitu 2 anak jenjang SD/MI dan 3 anak jenjang SMP/MTs yang pendanaannya bekerjasama dengan FMPP Kabupaten Brebes,” ujar Imam.

“Sedangkan tahun ini kami memang berharap lebih banyak anak yang bisa kami kembalikan, namun untuk sementara baru ada 15 anak yang sudah kami kembalikan ke jenjang SD hingga SMA,” lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Moh. Fakhruroji selaku ketua FMPP Desa Cenang bahwa tim FMPP telah mengembalikan anak kembali bersekolah dan untuk tahun ini tim FMPP Desa Cenang siap mengawal hasil Lokakarya PPBD hari ini agar masuk ke RPJMDes.

Tim kami tahun 2016 kemarin hanya mampu mengembalikan 5 anak untuk kembali bersekolah. Sedangkan tahun 2017, khususnya saat ini sudah ada 15 anak yang dikembalikan ke sekolah melalui bantuan dana ADD.

“Tim kami akan terus mencari anak-anak Desa Cenang yang mau kembali bersekolah. Serta tim FMPP Desa Cenang siap mengawal hasil lokakarya hari ini supaya masuk kedalam RPJMDes Desa Cenang,” tandas Fakhruroji. (HENDRIK)

Posted in: Pendidikan