BrebesNews.Co 29 July 2017 Read More →

Diisukan Jalan Bawah Flyover Demoleng Ditutup, Tukang Becak Adakan Demo

Salah seorang warga yang demo menuntut untuk tidak ditutupnya jalan flyover Demoleng Ketanggungan karena menyusahkan warga utamanya para tukang becak

BREBESNEWS.co Menyusul kabar akan ditutupnya jalan lama di jallur flyover Demoleng Ketanggungan, Jumat siang (28/7/2017) puluhan tukang becak dan ratusan warga adakan protes dengan menjungkir balikan becak mereka dan demo bertuliskan keberatan warga.

Aksi tersebut sempat mengganggu lalu-lintas, karena dilakukan di tengah jalan nasional Brebes- Purwokerto atau di Desa Dukuhtuti.

Mereka memprotes penutupan jalan di bawah jalan layang atau flyover Dermoleng, Ketanggungan, Brebes.
Berdasarkan informasi yang diperoleh warga, rencananya, jalan lama itu akan ditutup karena pembangunan flyover sudah rampung. Sehingga semua kendaraan harus melewati flyover.

Rencana itu mengundang protes warga sekitar dan tukang becak yang sering lalu lalang di ruas jalan tersebut.

“Jalan itu (jalan lama) merupakan akses utama bagi kami warga. Flyover kan untuk motor dan mobil. Kalau tukang becak atau warga yang pakai sepeda lewat flyover akan cape karena jalannya menanjak,” kata seorang warga, Supardi (45),

Selain memblokade jalan, warga juga membentangkan poster dengan beragam tulisan berisi protes dan tuntutan mereka seperti PEMERINTAH YANG BAIK, TOLONG JANGAN TUTUP JALAN UNTUK WARGA…PLEASE.

Akibat aksi mereka, kemacetan panjang pun terjadi. Namun, sebelum kemacetan makin panjang, personel Polres Brebes mencoba memberikan pengertian kepada warga untuk menepikan becak yang sengaja dibalik itu lantaran mengganggu kelancaran lalu lintas.

Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto melalui Kasat Lantas, AKP Arfan Zulkhan Sipayung, menuturkan keselamatan di jalan raya merupakan kepentingan bersama.

“Jalan ini merupakan milik bersama. Jadi harus dicari solusinya,” tegasnya.

Arfan  meminta warga untuk menjaga kepentingan bersama dengan tidak memblokade jalan, apalagi jalan tersebut merupakan akses utama kendaraan dari pintu keluar tol Pejagan ke Purwokerto.

“Penutupan jalan bawah flyover baru wacana. Saya minta warga jangan salah tafsir terkait penutupan itu. Harus tunggu dinas terkait soal solusinya,” seru Arfan.

Setelah diadakan dialog, massa kemudian membubarkan diri karena pihak kepolisian berjanji akan menyampaikan ke Pemkab Brebes untuk segera merespon tuntutan warga, terutama para tukang becak. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi